<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932</id><updated>2011-07-08T05:58:56.559-07:00</updated><title type='text'>embun</title><subtitle type='html'>berlari sampai 1000 langkah kilo meter, juga di molai dari satu langkah kaki juga. gbr di pantai kartini, pkl.17.21.pebruari.th.2005 jpr. 






dok.mulyono</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-7254899993717521334</id><published>2011-05-01T02:29:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T02:36:23.491-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Df_owFjrxOI/Tb0olniDv2I/AAAAAAAAAEY/zJiP6-Yxxgw/s1600/moel%2Bjpg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 201px; height: 216px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Df_owFjrxOI/Tb0olniDv2I/AAAAAAAAAEY/zJiP6-Yxxgw/s320/moel%2Bjpg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601678138250870626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di atas kapal mau ke Karimun jwa Jepara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-43Nf7grZYww/Tb0oVBPwPjI/AAAAAAAAAEQ/4rSwLOFTB2Y/s1600/DSC01325.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 195px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-43Nf7grZYww/Tb0oVBPwPjI/AAAAAAAAAEQ/4rSwLOFTB2Y/s320/DSC01325.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601677853095640626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pemandangan di air terjun songgo langit desa tempur-jepara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-fxw6oPH7QYE/Tb0oKYXq4GI/AAAAAAAAAEI/yX-F7fLoYuE/s1600/01122009%2528010%2529.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 244px; height: 183px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-fxw6oPH7QYE/Tb0oKYXq4GI/AAAAAAAAAEI/yX-F7fLoYuE/s320/01122009%2528010%2529.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601677670324297826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di lereng Puncak 29 tepatya di desa tempur, nampak berkibar bendera Merah Mutih di depan Dalai Desa Tempur&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-7254899993717521334?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/7254899993717521334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2011/05/di-atas-kapal-mau-ke-karimun-jwa-jepara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/7254899993717521334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/7254899993717521334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2011/05/di-atas-kapal-mau-ke-karimun-jwa-jepara.html' title=''/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Df_owFjrxOI/Tb0olniDv2I/AAAAAAAAAEY/zJiP6-Yxxgw/s72-c/moel%2Bjpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-9195993260291933381</id><published>2011-05-01T01:15:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T01:17:59.043-07:00</updated><title type='text'>Pengaruh Pertukangan Cina pada Bangunan Mesjid Kuno di Jawa</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Mesjid Mantingan (1559), Jepara&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Mesjid Mantinan didirkan dengan lantai tinggi ditutup dengan ubin bikinan Tiongkok , dan demikian juga dengan undak-undakannya. Semua didatangkan dari Makao. Bangunan atap termasuk bubungan adalah gaya Tiongkok. Dinding luar dan dalam dihiasi dengan piring tembikar bergambar biru. Sedang dinding sebelah tempat imam dan khatib dihiasi dengan relief-relief persegi bergambar margasatwa, dan penari-penari yang dipahat pada batu cadas kuning tua. Pengawas pekerjaan baik di Welahan maupun Mantingan tidak lain adalah babah Liem Mo Han”&lt;/em&gt; (Pramudya Ananta Toer – Arus Balik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bentuk mesjid Mantingan juga merupakan tipologi mesjid kuno Jawa (seperti konstruksi atap yang menggunakan sokoguru, atapnya bersusun tiga, adanya serambi didepan, denah yang berbentuk segi empat dsb.nya). Mesjid ini didirikan pada th. 1559 pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat. Th 1559 sesuai dengan ‘condro sengkolo’yang diketemukan di daerah mihrabnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bukti naskah sejarah lokal, maupun sejarah tutur tentang arsitektur mesjid Mantingan dan keterlibatan pertukangan Cina cukup banyak. Mengapa hal ini jarang diungkapkan? Sejarah adalah sebuah interpretasi atas peristiwa masa lampau. Kalau latar belakang si penafsir berbeda maka hasil interpretasinya pun bisa berbeda. Malah dikatakan bahwa sejarah selalu ditulis oleh pihak yang menang. Itulah sebabnya Graaf (1985) menganjurkan ada penulisan sejarah Jawa dari sudut pandang ‘pesisir’ bukan hanya dari sudut pandang ‘pedalaman’ saja.  Dalam hal ini Graaf (1995:301-304) menunjukkan adanya peperangan antara daerah pesisir dan pedalaman pada sepanjang abad ke 17, yang akhirnya dimenangkan oleh kerajaan Mataram dari daerah pedalaman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ukiran pada dinding mesjid yang terbuat dari batu padas kuning jelas bermotif Cina, merupakan salah satu bukti adanya campur tangan pertukangan Cina di mesjid ini. Bahkan R.A. Kartini (pahlawan wanita nasional yang asal Jepara) pernah menulis dalam kumpulan catatannya (Kartini, &lt;em&gt;Door duisternis&lt;/em&gt;), mengatakan bahwa dia pernah mengunjungi tempat permakaman Sultan Mantingan (Pangeran Hadliri), dimana di dalamnya banyak terdapat ukir-ukiran dan serta rumah-rumahan yang bercorak Cina (Graaf, 1985:131).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="font-family: courier new; width: 497px; height: 283px;" class="aligncenter size-full wp-image-3817" title="Untitled - 17" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-17.jpg?w=570&amp;amp;h=325" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tokoh pertukangan kayu yang berperan besar di daerah Jepara adalah Tjie Wie Gwan. Menurut cerita tutur setempat makam Tjie Wie Gwan terletak diantara makam pangeran Hadiri dan Ratu Kalinyamat. Bahkan ukir-ukiran kayu yang indah bergaya Cina di makam dalam komplek mesjid Mantingan tersebut diperkirakan orang setempat sebagai karya Tjie Wie Gwan, karena ia meninggal bertahun-tahun kemudian setelah meninggalnya Ratu Kalinyamat. (Qurtuby, 2003:137).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak seperti halnya keahlian dalam membuat keramik, orang Cina lebih rajin menurunkan ilmunya kepada tukang tukang kayu setempat. Seperti dugaan Graaf (1985:133), bahwa pembuatan perabot serta ukiran ukiran kayu Jepara yang halus ini berasal dari orang orang Cina abad 15 dan 16 yang lampau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tjie Wie Gwan, yang menurut sejarah tutur di Jepara merupakan seorang Muslim China yang ahli dalam pertukangan kayu dan seni ukir pada masa Ratu Kalinyamat (abad ke 16). Tjie Wie Gwan dijuluki sebagai Sungging Badar Duwung (ahli pemahat batu). Makam Tjie Wie Gwan terdapat diantara makam Sultan Hadliri dan Ratu Kalinyamat (penguasa Jepara abad ke 16). Berkembangnya seni ukir Jepara ini tidak luput dari jasa Tjie Wie Gwan (Qurtuby, 2003: 137). Lihat juga Graaf (1985:133), tentang pengaruh pertukangan China terhadap ukiran-ukiran Jepara, sampai abad ke 20.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_3819" class="wp-caption aligncenter" style="width: 405px; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3819" title="Untitled - 19" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-19.jpg?w=395&amp;amp;h=613" alt="" width="395" height="613" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: Mesjid: Demak-Kudus-Jepara (Ismudiyanto, Parmono Atmadi) Gambar 13. Letak mesjid Mantingan tidak jauh dari kota Jepara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3820" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="width: 386px; height: 243px;" class="size-full wp-image-3820" title="Untitled - 20" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-20.jpg?w=467&amp;amp;h=294" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar 14. ukiran diatas batu padas kuning di mesjid Mantingan yang bercorak Cina, dengan gambar teratai. Tampak pada silhouete ukiran tersebut gambar gajah..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3821" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="width: 386px; height: 324px;" class="size-full wp-image-3821" title="Untitled - 21" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-21.jpg?w=467&amp;amp;h=385" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar15. Denah komplek mesjid Mantingan dengan makam Ratu Kalinyamat dan Suaminya Pangeran Hadliri, yang terletak diatas perbukitan dipinggir jalan desa Mantingan yang menuju kearah kota Kudus. Di depan komplek mesjid tersebut terdapat sebuah kolam (yang konon dulu terdapat banyak sekali kura-kura jinak disana) dan sebuah pohon beringin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-9195993260291933381?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/9195993260291933381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2011/05/pengaruh-pertukangan-cina-pada-bangunan_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/9195993260291933381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/9195993260291933381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2011/05/pengaruh-pertukangan-cina-pada-bangunan_01.html' title='Pengaruh Pertukangan Cina pada Bangunan Mesjid Kuno di Jawa'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-5248086744273860928</id><published>2011-05-01T01:08:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T01:11:43.456-07:00</updated><title type='text'>Pengaruh Pertukangan Cina pada Bangunan Mesjid Kuno di Jawa</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Bentuk awal mesjid kuno di Jawa (abad 15-16), sangat menarik. Banyak teori yang mengatakan bahwa bentuk dari mesjid kuno Jawa ini berasal kebudayaan Hindu-Jawa maupun dari penduduk Jawa sendiri . Tapi jarang sekali tulisan yang membahas tentang peran pertukangan Cina yang sangat besar dalam pembangunan mesjid-mesjid kuno Jawa (terutama yang terletak di pantai Utara Jawa). Berikut ini adalah Tulisan yang dibuat oleh Handinoto dan Samuel Hartono&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Staf Pengajar Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Jurusan Arsitektur, Universitas Petra, Surabaya.&lt;span id="more-3799"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian terhadap unsur-unsur Cina dalam khazanah kebudayaan Islam di Jawa tidak hanya dihadapkan pada realitas minimnya data-data sejarah berupa situs situs kepurbakalaan yang tersedia, tetapi juga berhadapan dengan persepsi publik Muslim selama ini yang meyakini bahwa proses islamisasi di Jawa itu datang langsung dari Arab atau minimal Timur Tengah, bukan dari Cina. Kalaupun sebagian mereka ada yang menganggap adanya pengaruh Gujarat- India, namun Gujarat yang sudah ‘diarabkan’. (Qurtuby, 2003:177)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mesjid kuno di Jawa abad 15 dan 16 mempunyai bentuk yang sangat spesifik. Arsitektur abad ke 15 dan 16 merupakan arsitektur transisi dari arsitektur Jawa-Hindu/Budha ke arsitektur Jawa-Islam. Masa transisi tersebut melahirkan bentuk bentuk bangunan mesjid yang sangat spesifik. Mesjid Kuno Jawa sebagai tempat ibadah kaum Muslim, tentunya sangat erat hubungannya dengan awal masuk dan berkembangnya agama Islam di Nusantara. Dewasa ini ada tiga buah teori tentang awal masuknya Islam ke Nusantara, yaitu :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pertama, adalah &lt;strong&gt;Teori Arab&lt;/strong&gt;. Teori ini menyatakan bahwa Islam yang datang ke Nusantara, dibawa oleh pedagang yang berasal dari Arab (tepatnya Hadramaut) atau Timur Tengah. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Crawfurd (1820), Keyzer (1859), Niemann (1861), de Hollander (1861) dan Veth (1878). Crawfurd (1820) menyatakan bahwa Islam datang langsung dari Arab, meskipun ia menyebut adanya hubungan dengan orang-orang ‘Muhamedan’ di India Timur. Neimann (1861) dan de Hollander (1861) menyebut Hadramaut sebagai sumber datangnya Islam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kedua adalah &lt;strong&gt;Teori India&lt;/strong&gt;. Teori ini menyatakan bahwa Islam yang datang ke Nusantara berasal dari India. Pelopor mahzab ini awalnya adalah Pijnapel (1872), berdasarkan terjemahan Perancis tentang perjalanan Suleiman, Marco Polo dan Ibnu Battuta, ia menyimpulkan bahwa orang-orang Arab yang bermahzab Syafi’i dari Gujarat dan Malabar di India yang membawa Islam ke Asia Tenggara. Kemudian diperkuat oleh Snouck Hurgronje yang menunjuk Dakka di India Selatan sebagai pembawa Islam di Nusantara. Kemudian Marrison menyebut Koromandel sebagai pelabuhan tempat bertolaknya pedagang Muslim dalam pelayaran mereka menuju Nusantara (lihat G.J.W.Drewes, ‘New Light on the Coming of Islam to Indonesia’, dalam Ahmad Ibrahim, Sharon Siddique &amp;amp; Yasmin Husain (ed.), Reading Islam in Southeast Asia (Institute of Southeast Asia Studies, 1985).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ketiga adalah &lt;strong&gt;Teori Cina&lt;/strong&gt;. Teori ini menyatakan bahwa Islam yang masuk ke Nusantara (terutama di P. Jawa), dibawa oleh komunitas Cina-Muslim. Teori ini dipelopori oleh Sumanto al Qurtuby(2003), yang data datanya diperkuat antara lain dari H.J. De Graaf &amp;amp; Pigeaud (1985,1998), Amen Budiman (1979) dan Denys Lombard (1994,1996) serta Slamet Muljana (cetakan kedua th. 2005).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Teori Cina yang menyatakan masuknya Islam ke Jawa abad ke 15 dan 16, didukung oleh Sumanto Al-Qurtuby (2003), dimana pada abad-abad tersebut disebutnya sebagai jaman Sino-Javanese Muslim Culture dengan bukti di lapangan seperti: Konstruksi Mesjid Demak (terutama soko tatal penyangga mesjid), ukiran batu padas di Mesjid Mantingan, hiasan piring dan elemen tertentu pada mesjid Menara di Kudus, ukiran kayu di daerah Demak, Kudus dan Jepara, konstruksi pintu makam Sunan Giri di Gresik. Sunan Giri wafat pada th. 1506. Pintu makamnya di Gresik dihiasi dengan ukiran kayu yang sangat indah dengan motif gaya Cina yang kuat sekali (Lombard, 2, 1996:48).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;—————————————————————————-&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;PENGARUH PERTUKANGAN CINA PADA BANGUNAN MESJID KUNO &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;DI JAWA ABAD 15-16 (Handinoto, et al)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_3800" class="wp-caption aligncenter" style="width: 580px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3800" title="Untitled - 1" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-1.jpg?w=570&amp;amp;h=541" alt="Gambar 1A. Peta perjalanan orang Cina ke Asia Tenggara pada abad ke 15 &amp;amp; 16, dengan route Barat route Timur Mereka ini pada umumnya berangkat dari tiga kota utama di Cina Selatan yaitu :Quanzh Xiamen dan Guangzhou (Canton). Kota-kota pantai Utara Jawa seperti :Tuban, Jepara, Lasem, Gre Semarang, Banten dsb.nya menjadi tujuan utama mereka. (sumber: Reid, Anthony (2001), Flows Seepages in the Long-term Chinese Interaction with Southeast Asia, dalam Sojourners and Settlers, Univer of Hawaii, Honolulu)" width="570" height="541" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 1A. Peta perjalanan orang Cina ke Asia Tenggara pada abad ke 15 &amp;amp; 16, dengan route Barat route Timur Mereka ini pada umumnya berangkat dari tiga kota utama di Cina Selatan yaitu :Quanzh Xiamen dan Guangzhou (Canton). Kota-kota pantai Utara Jawa seperti :Tuban, Jepara, Lasem, Gre Semarang, Banten dsb.nya menjadi tujuan utama mereka. (sumber: Reid, Anthony (2001), Flows Seepages in the Long-term Chinese Interaction with Southeast Asia, dalam Sojourners and Settlers, Univer of Hawaii, Honolulu)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Elemen-elemen yang terdapat di keraton Cirebon beserta Taman Sunyaragi, Taman Sunyaragi (sunya=sepi, ragi=raga), arsiteknya adalah seorang Cina Muslim bernama Tan Sam Cay yang pernah menjadi orang penting di Istana Cirebon. Taman atau Goa tersebut dijadikan tempat bertapa bagi bangsawan Cirebon yang sekaligus digunakan sebagai bunker militer dari serbuan musuh. Tempat ini kemudian dihancurkan oleh Belanda pada tahun 1787. Arsitekturnya dikatakan menyerupai ‘Istana terlarang’ (forbiden city) istana raja raja dinasti Cina. Ada hubungan antara Keraton Cirebon dengan Cina, yakni ketika Sunan Gunungjati menikahi Putri Cina yang bernama Tan Hong Tien Nio  Putri Ong Tien), yang makamnya sampai sekarang masih ada, semuanya ini menunjukkan adanya pengaruh pertukangan Cina yang kuat sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama ini relatif jarang dibahas tentang pengaruh pertukangan (terutama batu dan kayu) Cina terhadap  bangunan mesjid-mesjid kuno (abad 15 dan 16) di Jawa. Tulisan ini merupakan studi awal yang mencoba meneliti sampai sejauh mana pengaruh pertukangan Cina ini terlibat dalam pembangunan mesjid-mesjid kuno di Jawa abad 15 dan 16. Kesaksian pelaut Belanda pada abad ke 17 Gambaran yang paling kuno tentang bentuk mesjid di Jawa secara tertulis di dapat dari buku: Oost Indische Vojage (1660), Der Mooren Tempel in Java” yang ditulis oleh Wouter Schouten (Graaf, 1998:157; Lombard, 1994:122). Schouten menggambarkan bangunan mesjid di Jepara6 pada abad 17 tersebut sebagai bangunan konstruksi kayu, lima lantai, dan diikelilingi oleh parit. Atapnya runcing dan  dihiasi oleh ornamen. Tiap lantainya bisa dicapai dari dalam dengan tangga kayu. Di buku tersebut juga terdapat gambar dari kota Jepara dilihat dari arah laut, dimana bangunan mesjid tersebut merupakan bangunan yang tertinggi di Jepara waktu itu (lihat Gb.no.1D, 2).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mesjid Jepara didirikan pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat di Jepara abad 16. Menurut sumber setempat yaitu ‘Serat Kandaning Ringgit’ Naskah KBG no.7 Koleksi bagian naskah Museum Pusat Jakarta, yang dibaca oleh Amen Budiman(1979:23-30), tertulis bahwa Pangeran Hadliri (suami ratu Kalinyamat) adalah seorang juragan Cina yang datang dari Tiongkok ke Jawa untuk berdagang. Selanjutnya disebut dengan nama Juragan Wintang, yang akhirnya menjadi suami Ratu Kalinyamat yang memerintah Jepara. Lihat juga Graaf (1985:126). Jadi kemungkinan adanya pengaruh pertukangan Cina pada mesjid tersebut sangat kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sayang sekali bahwa dalam tulisan Wouter Schouten tidak dijelaskan secara mendetail tentang mesjid kuno tersebut. Bangunan mesjid kuno di Jawa pada umumnya dikelilingi oleh kolam. Kolam tersebut biasanya juga digunakan untuk air wudu ketika akan sembahyang. Gambaran secara garis besar mesjid kuno Jawa yang dibangun pada abad 15 dan 16 mempunyai ciri-cri sbb:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;atapnya bersusun lima, Menurut Graaf (1985:158), atap tersebut kemudian menjadi bersusun tiga setelah abad ke 17. Asal-usul dari atap bersusun ini sering menjadi perdebatan antara para ahli.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bentuknya segi empat dan simetri penuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;denahnya dikelilingi oleh kolam, yang digunakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sebagai air wudhu ketika akan sembahyang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Prototipe denahnya dapat digambarkan seperti dibawah ini :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div id="attachment_3802" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3802" title="Untitled - 2" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-2.jpg?w=467&amp;amp;h=588" alt="" width="467" height="588" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Denah Mesjid&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mihrab:Tempat kecil pada pusat tembok sebelah Barat dipakai oleh Imam mesjid&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ruang utama mesjid : Ruang yang dipakai untuk sembahyang oleh kaum pria. Di ruang utama inilah terdapat 4 buah sokoguru yang memikul atapnya. Sistim konstruksi mesjid kuno Jawa ini selanjutnya dipakai sebagai dasar sistim konstruksi rumah Jawa, lengkap dengan penanggap dan emperannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Serambi10: Beranda sebuah mesjid. Adanya ’serambi’ ini datangnya baru belakangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pawestren: Tempat sembahyang bagi wanita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolam: Tempat berisi air yang digunakan untuk wudhu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Garis axis menuju Mekah: Garis maya sebagai orientasi pada pembangunan sebuah mesjid.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makam: Kuburan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pagar Keliling: Pagar pembatas komplek mesjid.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gerbang: Pintu masuk utama di komplek mesjid atau makam&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Fr. Valentijn dalam karya monumentalnya ‘Oud en Niew Oost Indiën’ menegaskan bahwa semua mesjid yang ia lihat pada awal abad ke 18 di Jawa pada prinsipnya mempunyai bentuk yang sama. Kesimpulan ini mungkin disebabkan karena dari pengamatannya secara sekilas saja. Karena seperti di jelaskan oleh Lombard (jilid 2, 1996:219), bahwa tidak ada satu model tunggal mesjid kuno sepanjang pesisir Utara Jawa. Sebagai contoh denah ruang sembahyang (liwan), pada dasarnya berbentuk bujur sangkar, tapi di mesjid Agung Cirebon denahnya berbentuk persegi panjang. Atap mesjid biasanya mempunyai susunan yang jumlahnya ganjil (tiga, lima), tapi bentuk atap mesjid Jepara bersusun lima, lebih menyerupai pagoda. Pada prinsipnya juga tidak ada menara pada mesjid Jawa kuno, tapi itu tidak berlaku bagi mesjid Banten. Pada mesjid biasanya juga tedapat kolam yang terletak di bawah tangga yang menuju ke ruang salat, akan tetapi ada kalanya seperti di Jepara , kolam itu mengaliri suatu saluran air yang mengelilingi bagian dasar mesjid. Tapi ada yang selalu hadir pada mesjid Jawa kuno yaitu ‘serambi’ yang cukup lebar di depan ruang untuk salat, dan kentongan atau bedug yang terbuat dari kulit kerbau atau kentongan dari kayu nakus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minaret atau menara tidak dikenal dalam arsitektur mesjid kuno Jawa. Sebagai gantinya untuk memanggil jemaah untuk salat, dipergunakan ‘bedug’. Pada umumnya bedug terbuat dari sebatang pohon yang dikeruk, dengan rentangan kulit kerbau pada satu atau kedua sisinya , Selain waktu salat, pukulan bedug juga menandai awal dan akhir puasa, serta hari raya hadji. Orang Arab tidak menemukan istilah yang cocok dalam kamus mereka untuk bedug mesjid. Akhirnya mereka menamai ‘nâqŭs’ yang mirip dengan genta kayu pada gereja kuno di Timur Tengah (Lombard, jilid 2, 1996:456)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi bedug merupakan ciri khas mesjid Jawa kuno. Amen Budiman (1979:40) bahkan mengatakan asal usul dari bedug yang diletakkan di serambi-serambi mesjid Jawa, merupakan pengaruh dari arsitektur Cina, dimana bedug diletakkan tergantung di serambii kelenteng. Tapi di mesjid menara Kudus, bedugnya justru diletakkan dibagian atas Menara (lihat Gb. no.1B).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang cukup menarik pada mesjid kuno Jawa adalah adanya makam, yang diletakkan pada bagian belakang atau samping mesjid. Jadi selain arsitektur religius, uniknya, hampir tidak jauh dari komplek mesjid kuno Jawa selalu terdapat makam-makam yang disakralkan dan dimitoskan. Pengeramatan tersebut tidak hanya terjadi di mesjid-mesjid yang terletak di desa seperti misalnya mesjid Sendang Duwur di Paciran Lamongan atau mesjid Mantingan di Jepara, tapi juga mesjid-mesjid kuno yang ada di Kudus (mesjid Menara Kudus), Surabaya (mesjid Sunan Ampel), mesjid Agung Demak, mesjid Agung Banten dsb.nya. Bentuk seperti ini merupakan ciri khas dari mesjid kuno di Jawa.&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_3803" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3803" title="Untitled - 3" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-3.jpg?w=467&amp;amp;h=611" alt="" width="467" height="611" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 1C. Bedug yang ada diserambi kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok, Semarang. Foto diatas diambil oleh penulis pada bulan Pebruari 2006.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3804" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3804" title="Untitled - 4" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-4.jpg?w=467&amp;amp;h=352" alt="" width="467" height="352" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 1D. Lukisan yang dibuat oleh juru gambar atas instruksi dari Wouter Schouten (1660), yang menggambarkan pemandangan kota Jepara dari arah laut. Dimana silhouettenya terlihat bangunan mesjid berlantai 5, yang merupakan ‘focal point’ dari pemandangan kota Jepara tersebut. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3805" class="wp-caption aligncenter" style="width: 573px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3805" title="Untitled - 5" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-5.jpg?w=563&amp;amp;h=795" alt="" width="563" height="795" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambr 2. Gambar yang lebih detail dari mesjid Jepara yang diambil pada abad ke17.  Atapnya bersusun 5. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3806" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3806" title="Untitled - 23" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-23.jpg?w=467&amp;amp;h=331" alt="" width="467" height="331" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 3. Gambar lain yang agak lebih jelas dari mesjid di kota Jepara pada abad ke17, yang dilukis oleh seorang pelaut Belanda yang kebetulan melintas di kota Jepara pada abad ke 17. Bangunannya berlantai 5, dengan atap yang bersusun 5 juga. Bentuk dari mesjid mengingatkan kita pada bentuk pagoda yang banyak terdapat di Tiongkok. Diperkirakan mesjid ini didirkan oleh Ratu Kalinyamat, yang menurut banyak sumber (Budiman, 1979, Qurtuby, 2003) ada hubungannya dengan Cina Muslim yang menyebarkan agama Islam mahzab Hanafi di P.Jawa. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3807" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3807" title="Untitled - 7" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-7.jpg?w=467&amp;amp;h=372" alt="" width="467" height="372" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 4. Mesjid Banten, yang menurut cerita tutur setempat dibangun oleh Sultan Maulana Jusuf pada th. 1580. Bangunan sebelah kiri dikenal dengan sebutan Tiamah, yang dibangun oleh Henderik Lucasz Cardeel, seorang pelarian VOC, yang kemudian menjadi Islam dan menetap di Banten. Terlihat bahwa atap dari mesjid kuno ini masih bersusun lima meskipun dua susun diatasnya hanya merupakan tambahan saja. Foto diatas diambil pada th. 1874 oleh studio foto Inggris terkenal Woodbury &amp;amp; Page. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3808" class="wp-caption aligncenter" style="width: 400px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3808" title="Untitled - 25" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-25.jpg?w=390&amp;amp;h=314" alt="" width="390" height="314" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 5. Mesjid kuno di Padang, Sumatra Barat yang masih terdapat kolam disekelilingnya seperti mesjid-mesjid awal di Jawa. Mesjid tersebut beratap susun tiga, merupakan replika dari mesjid-mesjid kuno yang ada di Jawa. Disamping mesjid juga terdapat menara. Foto diatas diambil oleh Jean Demmeni juru foto Belanda yang terkenal pada th. 1900 an. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3809" class="wp-caption aligncenter" style="width: 425px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3809" title="Untitled - 26" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-26.jpg?w=415&amp;amp;h=665" alt="" width="415" height="665" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 5A.Pura Bali dekat Jimbaran. Atapnya bersusun sebelas.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertukangan&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;kayu dan batu orang Cina di Jawa.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang dimaksud dengan pertukangan kayu disini termasuk:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sistim konstruksi bangunan dari kayu (termasuk sambungan kayu, cara merekatkan kayu dengan lem dsb.nya)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Semua ragam hias bangunan dari kayu (termasuk hiasan pada interior dan ukir-ukiran dari kayu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perabotan dari kayu (termasuk meja, kursi serta perabotan lain dari kayu)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Tidak seperti pengaruh Hindu, pengaruh peradaban Cina terhadap peradaban Jawa dan Bali kurang diketahui. Namun ada kemungkinan seni rupa Jawa dan Bali jaman pra Islam memiliki lebih banyak unsur dan motif China daripada yang diungkapkan hingga kini (Graaf, 1985:10) Berita pertama mengenai masyarakat Cina Muslim di Jawa berasal dari Haji Ma Huan, seorang sekretaris dan juru bahasa Cheng Ho (Zheng He). Cheng Ho (Zheng He) adalah laksamana kaisar Cina pada jaman dinasti Ming(1368-1644) yang mendapat tugas memimpin misi muhibah mengunjungi negeri-negeri di seberang lautan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ma Huan sedikitnya telah mengikuti tiga kali misi muhibah Cheng Ho. Masing-masing muhibah keempat (1413 1415). keenam (1421-1422) dan yang ketujuh (1431-1433). Dari perjalanan muhibahnya tersebut Ma Huan berkesempatan melihat dari dekat keadaan masyarakat di Jawa waktu itu. Ma Huan selanjutnya menjelaskan bahwa di Jawa terdapat tiga golongan masyarakat. Pertama adalah orang Islam yang berasal dari kerajaan asing yang terletak di sebelah Barat dan telah datang ke Majapahit sebagai pedagang. Kedua Orang Cina yang berasal dari dinasti Tang (618-960), yang berasal dari propinsi Guangdong, Zhangzhou, Quanzhou dan daerah Cina Selatan yang berdekatan. Banyak diantara mereka ini yang memeluk agama Islam, sembahyang dan melakukan puasa. Sedangkan yang ketiga orang orang setempat yang berkaki telanjang, dan masih memuja hantu-hantu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sumber-sumber berita diatas dapat diambil kesimpulan bahwa:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Orang Cina Muslim pada abad ke 15 sudah banyak terdapat dikota-kota pelabuhan, terutama di Pantai Utara P. Jawa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sudah banyak terdapat suku bangsa Cina dari propinsi Guangdong yang terdapat di Jawa. Hal ini penting karena sebagian besar suku Konghu (asal Guangdong) secara turun menurun berprofesi sebagai tukang yang sangat ahli dalam pengerjaan kayu dan batu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Sebagian besar suku Konghu (asal Guangdong) biasanya secara turun menurun menjadi tukang kayu. Mereka ini bahkan sampai mempunyai kelenteng khusus yang dipersembahkan pada ‘Lu Ban’ (Kelenteng Lu Ban-Lu Ban Gong) yang mereka anggap sebagai dewa pelindung para tukang kayu (lihat : Cl. Salmnon &amp;amp; Denys Lombard (1985) Kelenteng-Kelenteng Masyarakat Tionghoa di Jakarta, Yayasan Cipta Loka, Jakarta).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jasa pertukangan kayu dan batu dari suku Konghu (asal Guangdong) ini terus digunakan oleh orang-orang Belanda dalam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;membangun gedung-gedung kolonial di seluruh Hindia Belanda. Sebagai contoh misalnya bangunan ‘Gedung Sate’ yang terkenal sebagai bangunan monumental yang terindah di Indonesia, juga memakai jasa keahlian tukang-tukang kayu dan batu orang suku Kwang Tung ini untuk pekerjaan kayu dan ukiran dari batunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti dikatakan oleh Haryoto Kunto dalam bukunya, Balai Agung di Kota Bandung, PT. Granesia , Bandung (1996: 113), bahwa: “Pembangunan Gedung Sate mengerahkan paling sedikit 2000 orang kuli dan tukang. Diantara pekerja tersebut terdapat kurang lebih 150 orang Cina Konghu (Kwang Tung-Guangdong) atau Kanton. Bekas jamahan tukang kayu dan batu bangsa Cina itu masih bisa disaksikan sampai sekarang pada bangunan gedung Sate”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu tercatat bahwa daerah-daerah pesisir yang paling dulu di Islam-kan seperti Demak, Kudus, Jepara tercatat bahwa kerajinan ukiran kayu bertahan sampai abad ke 20. Bahkan juga daerah seperti Madura terdapat ukiran kayunya dengan pengaruh Cina sangat kental.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai pengaruh pertukangan dan ukiran kayu di Madura, terdapat nama-nama seperti Lauw Pia Ngo (arsitek mesjid Agung dan Keraton Sumenep), Lauw Kun Thing pelopor ukiran kayu di daerah Madura ( baca Kompas, Jumat 7 April 2006: Antara Sulur Daun dan Belitan Sang Naga). Tentang komunitas orang Cina– Islam di Madura lihat Ong Hok Ham (2005), Masyarakat Peranakan di Madura Keyakinan Islam dan Asimilasi, dalam ‘Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa’, hal. 15-31.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejarah tutur disekitar daerah mesjid Menara Kudus, menyebutkan nama Kyai The Ling Sing, sahabat karib Sunan Kudus (Ja’far Sodiq – abad ke 15) dan sekaligus sebagai peletak dasar pertukangan dan seni ukir kayu di daerah Kudus dan  sekitarnya. Beberapa ratus langkah dari mesjid Menara Kudus sampai sekarang terdapat makam Kyai Telingsing (The Ling Sing), dan ada jalan disekitar mesjid tersebut yang sampai sekarang dinamakan sebagai Jalan Telingsing. Sejarawan Denys Lombard mendukung kebenaran sejarah tutur setempat tersebut (Lombard, 2, 1996:316). Tentang Kyai The Ling Sing ini juga terdapat pada buku Graaf (1985: Bab V, Sejarah Kerajaan Kecil di Pantai Utara Jawa Tengah pada abad ke 16: Kudus, hal. 108-122)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disamping itu ada juga nama Sun Ging An pada abad ke15, yang ahli dalam bidang seni ukir di Kudus. Karena itu daerah Sunggingan dulu merupakan daerah ukir di Kudus. Gaya seni ukir Sunggingan ini berkembang pesat yang selanjutnya menjadi salah satu unsur pokok bagi perkembangan arsitektur rumah tradisional Kudus. Hal ini dapat dilihat pada bentuk dan motif krobongan rumah adat Kudus, bentuk regol, kongsel dan ornamen ukiran yang bercirikan ular naga. (Qurtuby, 2003:138). Kongsel atau ‘sanggahan’ adalah tiang-tiang penyangga emperan depan yang berjumlah sembilan buah dengan bentuk/ciri khas Kudus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tokoh Sunan Sungging sebagai ayah The Ling Sing ini diketemukan di dalam manuskrip yang ditulis Kyai Zawawi Mufid, ulama kharismatik Kudus (20 Desember 1985), yang berjudul “ Sekelumit Sejarah Mbah Kyai The Ling Sing” yang dihimpun dari cerita lisan yang beredar dimasyarakat. Perlu dicatat disini bahwa sejarah lisan sekarang mulai menjadi perhatian para sejarawan. Lihat buku “Sejarah Lisan Di Asia Tenggara” teori dan metode oleh P. Lim Pui Huen et.al.(2000), LP3ES.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga tercatat nama Tjie Wie Gwan, yang menurut sejarah tutur di Jepara merupakan seorang Cina Muslim yang ahli dalam pertukangan kayu dan seni ukir pada masa Ratu Kalinyamat (abad ke 16). Tjie Wie Gwan dijuluki sebagai Sungging Badar Duwung (ahli pemahat batu). Makam Tjie Wie Gwan terdapat diantara makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat (penguasa Jepara abad ke 16). Berkembangnya seni ukir Jepara ini tidak luput dari jasa Tjie Wie Gwan (Qurtuby, 2003: 137). Catatan sejarah lisan/tutur tersebut diatas merupakan bukti bahwa seni pertukangan batu dan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kayu Cina sudah berkembang di kota-kota pelabuhan pantai Utara Jawa (Jepara, Kudus, Demak, dsb.nya) sejak abad ke 15 dan 16, bahkan pada jaman sebelum itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bangunan Mesjid Kuno di Jawa.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengaji ada tidaknya unsur-unsur ‘asing’ kaitannya dengan ’kebudayaan Islam’ biasanya yang dijadikan ukuran/acuan pertama adalah mesjid (Pijper, 1985:14-15). Sebagai studi kasus pengaruh  petukangan Cina pada mesjid kuno Jawa dipilih mesjid- mesjid yang dibangun pada abad ke 15 dan 16 :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mesjid Demak (1474)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mesjid Kudus (1537)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mesjid Mantingan (1559)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--more--&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mesjid Demak (1479)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mesjid Demak merupakan salah satu mesjid yang terpentng dan tertua di Jawa (1479). Mesjid ini telah mengalami renovasi berulang-ulang sehingga menjadi wujudnya seperti yang sekarang kita saksikan. Mesjid Demak didirikan pada masa kerajaan Demak yang diperintah oleh R. Patah pada abad ke 15. Hampir semua sumber historiografi lokal menyebutkan bahwa R. Patah atau Panembahan Jinbun (dalam bahasa Cina dialek Yunan berarti ‘orang kuat’) adalah seorang Cina Muslim. Perbedaannya hanya terletak pada identifikasi genealogi R. Patah. Pendapat ini kemudian diperkuat oleh banyak sejarawan antara lain seperti: H.J. de Graaf &amp;amp; Pigeaud (1985:42-43), Denys Lombard (1994, 1996:44), Budiman (1979:16) dan Sumanto al Qurtuby (2003:39-40, 214).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Hikayat Hassansudin &lt;/em&gt;menyebut moyangnya bernama Cek Ko Po dari ‘Munggul’. &lt;em&gt;Sajarah Banten &lt;/em&gt;menyebut Raden Patah dengan Cu Cu , Cina keturunan Monggol. Teks lokal Jawa Tengah seperti &lt;em&gt;Babad Tanah Jawi, Serat Kandha &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;Tembang Babad Demak &lt;/em&gt;menyebut R. Patah sebagai anak Prabu Brawijaya, raja terakhir Majapahit , yang menikah dengan putri Cina yang bernama Siauw Ban Tjie.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang menjadi kontroversial sampai sekarang adalah fenomena sokotatal, yang merupakan konstruksi utama (sokoguru) pada mesjid Demak tersebut. Menurut sumber yang dikutip Graaf (2004:23), juga Muljono (2005:199) dari Malay Annals (Catatan Tahunan Melayu)26 dikatakan bahwa pembangunan mesjid Demak pada jaman R. Patah alias Panembahan Jinbun tersebut tidak selesai selesai disebabkan karena adanya kesulitan untuk mendirikan atap dari konstruksi kayu dengan luas 31×31 M, sebab sebelumnya pertukangan setempat tidak pernah membangun bangunan dengan sistim&lt;/p&gt; &lt;p&gt;konstruksi kayu dengan bentang sebesar yang ada di mesjid tersebut. Itulah sebabnya Bong Kin San (Pang Jinshan), yang disebutkan sebagai ipar R. Patah, penguasa di Semarang menyediakan diri untuk menyelesaikan sistim konstuksi kayu dimesjid Demak yang tak kunjung selesai tersebut. Kin San membawa ahli-ahli pembuat kapal Cina dari pelabuhan Semarang, untuk membangun mesjid Demak tersebut. Itulah sebabnya sokotatal tersebut konsruksinya sangat mirip dengan teknik penyam bungan pertukangan kayu pada tiang-tiang kapal Jung Cina27 (Graaf, 2004: 23, Qurtuby, 2003:180).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti halnya mesjid Jawa Kuno lainnya konstruksi utama mesjid Demak juga disangga oleh 4 buah tiang kayu raksasa yang dinamakan sebagai ‘sokoguru’. Salah satu dari tiang kayu tersebut tidak terbuat dari kayu utuh, melainkan dari kayu potongan (tatal) yang diikat menjadi satu. Dalam tradisi lisan versi lain (&lt;em&gt;Babad Tanah Jawi dan Serat Kandha&lt;/em&gt;), disebutkan bahwa sokotatal tersebut dibuat oleh Sunan Kalijaga dengan kesaktiannya yang hanya memakan waktu satu malam. Sementara 3 tiang lainnya masing-masing dipersembahkan kepada Sunan Ampel, Sunan Bonang dan Sunan Gunung Jati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kayu-kayu gelondongan yang dipakai untuk membangun mesjid Demak dibawa dari Semarang, tepatnya dari kampung Sekayu (asalnya tempat pengumpulan kayu, letaknya di depan gedung Bappeda Jawa Tengah sekarang). Di kampung sekayu ini juga terdapat mesjid kuno, yang populer dengan sebutan Mesjid Sekayu. Dalam Mesjid Sekayu ini banyak sekali terdapat lukisan dan tulisan aksara Cina (sampai sekarang masih bisa disaksikan dengan cara memanjat atap dan membuka eternit). Tradisi setempat mengatakan bahwa mesjid ini pembangunannya lebih awal dari mesjid Demak. Sistim struktur mesjid sekayu ini sama dengan sistim yang dipakai di mesjid Demak (memakai 4 buah tiang atau sokoguru).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pengamatan Qurtuby (2003:188),  juga dijelaskan ada kesamaan bahan bangunan yang digunakan pada kelenteng Talang (1428) di Cirebon, dengan bahan bangunan yang digunakan di mesjid Demak. Bahan-bahan tersebut antara lain tegel bata kuno ukuran 40×40 cm, bata merah kuno ukuran 28×14 cm, serta banyak paku kuno segi empat. Selain itu juga cara penyelesaian hubungan antara kolom kolom struktur utama mesjid dengan tanah dipakai batu alam sebagai perantara. Batu tersebut disebut sebagai ‘umpak’ (dalam ilmu konstruksi perletakan seperti itu disebut sebagai perletakan sendi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Precies deze meloenvormige, neute vindt men de klenteng’s aan de Noordkust en …. In Chinese moskeën van Canton” &lt;/em&gt;(Persis dengan batu umpak yang dijumpai di kelenteng-kelenteng yang tedapat di pesisir Utara Jawa). Sedangkan mengenai adanya serambi-serambi pada mesjid kuno Jawa Stutterheim pendapat nya adalah sbb: &lt;em&gt;“zo typisch voor de kelenteng’s van Java&lt;/em&gt;” ( W.F. Stutterheim , De Kraton van Majapahit, Verhandelingen van het Koninklijk Instituut voor de Taal en Volkenkunde van Nederlandsch Indië VII, 1949, hal. 114).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelesaian seperti itu menurut Stutterheim (1948:114), mengingatkan kita tentang batu umpak yang ada di kelenteng-kelenteng sepanjang pantai Utara Jawa, serta mesjid-mesjid Cina di Kanton tempat asal sebagian orang Cina yang menetap di Jawa. Juga menurut Qurtuby (2003:129), bentuk mustoko (hiasan yang ada di puncak atap mesjid), berbentuk bola dunia yang dikelilingi oleh 4 ekor ular jelas terinspirasi oleh tradisi Cina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal lain misalnya tepatnya di “mihrab”(yang dianggap sebagai bagian yang paling tua di mesjid tersebut, yang belum banyak mengalami perubahan) di dalam temboknya terdapat gambar kura-kura.Lambang kura-kura ini mempunyai banyak makna. Menurut tradisi Cina jaman itu, lambang kura-kura merupakan simbol kemenangan dinasti Ming (1368-1644), saat berhasil mendirikan dinastinya. Tapi menurut S. Wardi (1950), gambar kura-kura tersebut bermakna tahun saka 1401 atau 1479 M (kepala=1, kaki=4, badan=0, ekor=1) atau candrasengkala“ Sarira Sunyi Kiblating Gusti” (Qurtuby, 2003:182).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada yang menafsirkan lambang kura-kura tersebut diimport dari dinasti Ming, sebagai simbol kemenangan Demak yang mampu menggulingkan Majapahit pada th. 1478.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa para sejarawan mempunyai kesimpulan yang berbeda, padahal benda yang dianalisis sama? Semuanya ini karena berangkat dari sudut pandang yang berbeda. Itulah sebabnya sah-sah saja kalau kita mempunyai pandangan yang berbeda pada suatu benda yang sama. Misalnya seperti gambar kura-kura pada mihrab mesjid Demak yang dibahas pada tulisan diatas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya di belakang atau dilingkungan sekitar mesjid terdapat kampung yang dinamakan sebagai ‘kauman”. Mesjid Demak juga terletak di kampung Kauman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kaum” berasal dari bahasa Arab : &lt;em&gt;kwn&lt;/em&gt;, yang berarti suku bangsa, penduduk atau golongan. Pada awalnya terdapat  golongan masyarakat pedagang Islam di kota-kota Pesisir (Kudus, Pekalongan, Cirebon, dsb.nya) dan juga dipedalaman (Solo, Jogja dsb.nya) yang berdiam disekeliling mesjid Agung. Mereka yang bertempat tinggal di permukiman yang merangkap unit adminstratif itu disebut sebagai orang “kaum”. Lama kelamaan, daerah ‘khusus’ tersebut disebut sebagai “kauman”. Lihat Denys Lombard (1996), dalam buku &lt;em&gt;Nusa Jawa Silang Budaya&lt;/em&gt;, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta , hal.112-113.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daerah kauman merupakan daerah pedagang kelas menengah Muslim yang bermukim disekitar mesjid. Dulu daerah ini banyak dihuni oleh pedagang dan tukang Cina Muslim, yang bercampur dengan pedagang muslim setempat. Keluarga Cina–Jawa yang masuk Islam bergabung dengan masyarakat Kauman. Lihat: Graaf  H.J. De &amp;amp; Th.G. Th. Pigeaud (1998:183,186), Cina Muslim Di Jawa Abad XV dan XVI Antara Historis Dan Mitos (terjemahan dari: &lt;em&gt;Chinese Muslim In Java in The 15 th And 16 th Centuries: The Malay Annals Of Semarang And Cerbon&lt;/em&gt;) , PT. Tiara Wacana Yogyakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti mesjid-mesjid Jawa yang dibangun pada abad ke 15 dan 16, di mesjid Demak pun terdapat hiasan piring dan hiasan lainnya yang ditempel di tembok yang bergaya Cina. Tentang bentuk atap yang bersusun dari mesjid Jawa Kuno (termasuk mesjid Demak) sudah lama menjadi perdebatan. Pijper (1947) dan Stutterheim (1948) menunjuk atap bertingkat seperti pada arsitektur Bali yang didasari atas kosmologi Hindu, sebagai ide dasar dari bentuk atap bersusun di arsitektur Jawa. Graaf (2004) dan Lombard (1996), menganggap adanya pengaruh Cina (atap pagoda) yang kuat pada mesjid-mesjid kuno Jawa, mengingat pada abad ke 15 dan 16 adalah jaman dimana para pedagang Cina Islam merupakan pedagang yang dominan dan banyak yang menetap di pantai Utara Jawa sambil menyebarkan keagamaannya.&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_3810" class="wp-caption aligncenter" style="width: 398px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3810" title="Untitled - 27" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-27.jpg?w=388&amp;amp;h=268" alt="" width="388" height="268" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Sumber: Sukmono, 1973. Gambar 7. Mesjid Demak yang diambil pada th. 1810, serambi depan belum ada, demikian juga dengan minaret atau menaranya. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3813" class="wp-caption aligncenter" style="width: 262px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3813" title="Untitled - 29" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-29.jpg?w=252&amp;amp;h=182" alt="" width="252" height="182" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 7A. Mesjid Demak pada akhir abad ke18, ketika mesjid dikelilingi oleh pagar dan gerbang pintu masuknya masih ada. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;!--more--&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mesjid Kudus (1537)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mesjid Menara yang dulu dikenal dengan nama Al-Aqsa ini, juga terletak di daerah Kauman di Kudus. Menurut sejarah setempat, pendiri mesjid Menara (th.1537) ini adalah Kyai Ja’far Sodig atau Sunan Kudus. Pengaruh arsitektur Hindu terlihat jelas pada Menaranya serta gerbang-gerbang yang dipakai sebagai pintu masuk. Mungkin hanya Menara ini yang mempunyai bentuk asli atau sedikit mengalami perubahan. Tentang bangunan mesjidnya sendiri, berapa kali mengalami perubahan, tidak dicatat dengan jelas. Seperti mesjid Demak dan mesjid Kudus juga terdapat makam keramat.(letak makam lihat gb. dibawah). Atapnya juga bersusun 3 terdiri dari konastruksi kayu layaknya arsitektur mesjid Jawa Kuno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kudus dulunya bernama “Tajug” . Secara harafiah tajug berarti bangunan diatas makam yang beratap perisai dengan satu puncak. Nama Tajug, terdapat dalam ‘&lt;em&gt;Serat Kandha’&lt;/em&gt;, yang diikhtisarkan oleh Brandes (Brandes, Pararaton, hal. 224-225), Graaf (1985:115)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengaruh Cina yang mencolok pada mesjid ini antara lain adalah hiasan-hiasan piring porselen Cina pada dinding-dinding mesjid. Bahkan di dinding Menaranya terdapat piring-piring yang berasal dari negeri Cina. Sebagai mesjid yang lebih muda dari mesjid Demak sistim konstruksi kayunya yang juga menggunakan 4 buah soko guru seperti halnya konstruksi kayu mesjid Demak. Merupakan suatu hal yang umum apabila konstruksi kayu yang digunakan mencontoh dari sistim konstruksi yang lebih dulu ada (mesjid Demak). Kalau benar sistim, konstruksi kayu mesjid Demak menurut sumber dikerjakan oleh tukang-tukang kayu Cina dari galangan kapal di Semarang, maka dapat disimpulkan bahwa sistim ini kemudian diadopsi oleh tukang-tukang setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di perkampungan Kauman dibelakang mesjid Menara Kudus sampai sekarang masih terdapat beberapa rumah tradisional Kudus yang penuh  dengan ukiran-ukiran. Menurut cerita tutur setempat ilmu pertukangan dan ukiran kayu di daerah Kudus adalah warisan dari Kyai The Ling Singa, yang makamnya terletak tidak jauh dari mesjid Menara Kudus dan tahun kematiannya diperingati setiap tanggal 15 suro (Muharam). Jadi jelas disini akan adanya pengaruh pertukangan kayu Cina di mesjid  dan rumah tradisional Kudus.&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_3814" class="wp-caption aligncenter" style="width: 580px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3814" title="Untitled - 14" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-14.jpg?w=570&amp;amp;h=482" alt="" width="570" height="482" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Denah Mesjid&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3815" class="wp-caption aligncenter" style="width: 580px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3815" title="Untitled - 15" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-15.jpg?w=570&amp;amp;h=379" alt="" width="570" height="379" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Denah Mesjid&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3816" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3816" title="Untitled - 16" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-16.jpg?w=467&amp;amp;h=327" alt="" width="467" height="327" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 11. Rumah tradisional Kudus yang letaknya tidak jauh dari komplek Mesjid Menara Kudus. Mesjid Menara terletak di daerah kampung Kauman. Daerah kauman merupakan daerah pedagang kelas menengah Muslim yang bermukim disekitar mesjid. Dulu daerah ini banyak dihuni oleh pedagang dan tukang Cina Muslim, yang bercampur dengan pedagang muslim setempat. Keluarga Cina–Jawa yang masuk Islam bergabung dengan masyarakat Kauman. Lihat: Graaf H.J. De &amp;amp; Th.G. Th. Pigeaud (1998:183,186), China Muslim Di Jawa Abad XV dan XVI Antara Historis Dan Mitos (terjemahan dari: Chinese Muslim In Java in The 15 th And 16 th Centuries: The Malay Annals Of Semarang And Cerbon), PT. Tiara Wacana Yogyakarta. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;!--more--&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mesjid Mantingan (1559), Jepara&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;“Mesjid Mantinan didirkan dengan lantai tinggi ditutup dengan ubin bikinan Tiongkok , dan demikian juga dengan undak-undakannya. Semua didatangkan dari Makao. Bangunan atap termasuk bubungan adalah gaya Tiongkok. Dinding luar dan dalam dihiasi dengan piring tembikar bergambar biru. Sedang dinding sebelah tempat imam dan khatib dihiasi dengan relief-relief persegi bergambar margasatwa, dan penari-penari yang dipahat pada batu cadas kuning tua. Pengawas pekerjaan baik di Welahan maupun Mantingan tidak lain adalah babah Liem Mo Han”&lt;/em&gt; (Pramudya Ananta Toer – Arus Balik)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bentuk mesjid Mantingan juga merupakan tipologi mesjid kuno Jawa (seperti konstruksi atap yang menggunakan sokoguru, atapnya bersusun tiga, adanya serambi didepan, denah yang berbentuk segi empat dsb.nya). Mesjid ini didirikan pada th. 1559 pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat. Th 1559 sesuai dengan ‘condro sengkolo’yang diketemukan di daerah mihrabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukti naskah sejarah lokal, maupun sejarah tutur tentang arsitektur mesjid Mantingan dan keterlibatan pertukangan Cina cukup banyak. Mengapa hal ini jarang diungkapkan? Sejarah adalah sebuah interpretasi atas peristiwa masa lampau. Kalau latar belakang si penafsir berbeda maka hasil interpretasinya pun bisa berbeda. Malah dikatakan bahwa sejarah selalu ditulis oleh pihak yang menang. Itulah sebabnya Graaf (1985) menganjurkan ada penulisan sejarah Jawa dari sudut pandang ‘pesisir’ bukan hanya dari sudut pandang ‘pedalaman’ saja.  Dalam hal ini Graaf (1995:301-304) menunjukkan adanya peperangan antara daerah pesisir dan pedalaman pada sepanjang abad ke 17, yang akhirnya dimenangkan oleh kerajaan Mataram dari daerah pedalaman&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukiran pada dinding mesjid yang terbuat dari batu padas kuning jelas bermotif Cina, merupakan salah satu bukti adanya campur tangan pertukangan Cina di mesjid ini. Bahkan R.A. Kartini (pahlawan wanita nasional yang asal Jepara) pernah menulis dalam kumpulan catatannya (Kartini, &lt;em&gt;Door duisternis&lt;/em&gt;), mengatakan bahwa dia pernah mengunjungi tempat permakaman Sultan Mantingan (Pangeran Hadliri), dimana di dalamnya banyak terdapat ukir-ukiran dan serta rumah-rumahan yang bercorak Cina (Graaf, 1985:131).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-3817" title="Untitled - 17" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-17.jpg?w=570&amp;amp;h=325" alt="" width="570" height="325" /&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-3818" title="Untitled - 18" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-18.jpg?w=570&amp;amp;h=375" alt="" width="570" height="375" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tokoh pertukangan kayu yang berperan besar di daerah Jepara adalah Tjie Wie Gwan. Menurut cerita tutur setempat makam Tjie Wie Gwan terletak diantara makam pangeran Hadiri dan Ratu Kalinyamat. Bahkan ukir-ukiran kayu yang indah bergaya Cina di makam dalam komplek mesjid Mantingan tersebut diperkirakan orang setempat sebagai karya Tjie Wie Gwan, karena ia meninggal bertahun-tahun kemudian setelah meninggalnya Ratu Kalinyamat. (Qurtuby, 2003:137).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak seperti halnya keahlian dalam membuat keramik, orang Cina lebih rajin menurunkan ilmunya kepada tukang tukang kayu setempat. Seperti dugaan Graaf (1985:133), bahwa pembuatan perabot serta ukiran ukiran kayu Jepara yang halus ini berasal dari orang orang Cina abad 15 dan 16 yang lampau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tjie Wie Gwan, yang menurut sejarah tutur di Jepara merupakan seorang Muslim China yang ahli dalam pertukangan kayu dan seni ukir pada masa Ratu Kalinyamat (abad ke 16). Tjie Wie Gwan dijuluki sebagai Sungging Badar Duwung (ahli pemahat batu). Makam Tjie Wie Gwan terdapat diantara makam Sultan Hadliri dan Ratu Kalinyamat (penguasa Jepara abad ke 16). Berkembangnya seni ukir Jepara ini tidak luput dari jasa Tjie Wie Gwan (Qurtuby, 2003: 137). Lihat juga Graaf (1985:133), tentang pengaruh pertukangan China terhadap ukiran-ukiran Jepara, sampai abad ke 20.&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_3819" class="wp-caption aligncenter" style="width: 405px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3819" title="Untitled - 19" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-19.jpg?w=395&amp;amp;h=613" alt="" width="395" height="613" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Sumber: Mesjid: Demak-Kudus-Jepara (Ismudiyanto, Parmono Atmadi) Gambar 13. Letak mesjid Mantingan tidak jauh dari kota Jepara. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3820" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3820" title="Untitled - 20" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-20.jpg?w=467&amp;amp;h=294" alt="" width="467" height="294" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar 14. ukiran diatas batu padas kuning di mesjid Mantingan yang bercorak Cina, dengan gambar teratai. Tampak pada silhouete ukiran tersebut gambar gajah..&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_3821" class="wp-caption aligncenter" style="width: 477px;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-3821" title="Untitled - 21" src="http://humaspdg.files.wordpress.com/2010/06/untitled-21.jpg?w=467&amp;amp;h=385" alt="" width="467" height="385" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Gambar15. Denah komplek mesjid Mantingan dengan makam Ratu Kalinyamat dan Suaminya Pangeran Hadliri, yang terletak diatas perbukitan dipinggir jalan desa Mantingan yang menuju kearah kota Kudus. Di depan komplek mesjid tersebut terdapat sebuah kolam (yang konon dulu terdapat banyak sekali kura-kura jinak disana) dan sebuah pohon beringin&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-5248086744273860928?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/5248086744273860928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2011/05/pengaruh-pertukangan-cina-pada-bangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/5248086744273860928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/5248086744273860928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2011/05/pengaruh-pertukangan-cina-pada-bangunan.html' title='Pengaruh Pertukangan Cina pada Bangunan Mesjid Kuno di Jawa'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-9112026388461378508</id><published>2009-12-08T18:29:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T18:30:52.042-08:00</updated><title type='text'>Aksi 9 Desember 2009</title><content type='html'>&lt;div class="bd"&gt;   &lt;div class="media"&gt;    &lt;div class="media-item media-double"&gt;  &lt;a href="http://id.news.yahoo.com/dtik/20091209/img/ppl-1-menkominfo-sby-tak-kh-16ba4583a2c30.html"&gt;&lt;img style="width: 147px; height: 147px;" src="http://d.yimg.com/hb/xp/dtik/20091208/19/3432226915-menkominfo-sby-tak-khawatir-aksi-9-desember.jpg?x=200&amp;amp;y=200&amp;amp;sig=E1ZNzUzeAbHI9yb39F1gQw--" title="Menkominfo: SBY Tak Khawatir Aksi 9 Desember" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;cite class="caption"&gt;Menkominfo: SBY Tak Khawatir Aksi 9 Desember&lt;/cite&gt;  &lt;/div&gt;     &lt;/div&gt; &lt;div class="content"&gt;   &lt;p&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak sekalipun takut dan khawatir terhadap aksi massa 9 Desember. Meskipun aksi ini disebut-sebut dilakukan untuk melengserkan dirinya dari kursi pemerintahan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Tidak ada, saya tidak menangkap presiden khawatir," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring usai acara penyampaian pidato Presiden SBY dalam rangka memperingati hari antikorupsi sedunia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2009) malam.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Isu-isu yang beredar mengenai aksi massa yang akan berujung pada upaya penggulingan kursi presiden ditanggapi Tifatul dengan santai. Dikatakan dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan meskipun akan ada ribuan orang yang turut serta dalam aksi tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Kalau untuk presiden, 1 juta massa ya monggo (silakan). Gimana kalau cuma 100 ribu orang coba. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan besok. Seruan boleh saja, asal jangan sampai terpancing," tuturnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mantan Presiden PKS ini berpendapat aksi massa 9 Desember merupakan bentuk penyaluran demokrasi di Indonesia. Selama aksi dilakukan secara damai, menurutnya tak ada masalah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Kita lihat saja berapa massanya, kita lihat. Ini negara demokrasi, siapa saja bisa berbicara besar-besaran, monggo selama itu peace. Tapi kalau merusak dan mengganggu keamanan, ya akan ditindak," tandas Tifatul.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-9112026388461378508?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/9112026388461378508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/12/aksi-9-desember-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/9112026388461378508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/9112026388461378508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/12/aksi-9-desember-2009.html' title='Aksi 9 Desember 2009'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-4670383052166233842</id><published>2009-12-06T00:00:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T00:24:26.941-08:00</updated><title type='text'>Kisah Abu Yazid Al Bustami</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Abu Yazid Al Bustami seorang ahli Sufi yang dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu ia bersiap dengan pakaian dan cara yang diberitahu dalam mimpinya. Ia masuk ke gereja Samaan tanpa diketahui oleh Paderi-paderi yang hadir. Dia bersama-sama paderi lain menanti kedatangan ketua Paderi. Setelah ketua Paderi datang, ketua Paderi itu tidak dapat berucap. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di dalam gereja itu. Katanya, ” ada orang yang percaya kepada Syariat Muhammad di dalam gereja ini.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Semua paderi menjadi gempar dan mereka menghendaki orang itu di bunuh. Namun ketua paderi mencegahnya, sebaliknya ketua paderi meminta orang itu bangun supaya mereka dapat mengenalinya. Abu Yazid Al-Bustami pun bangun, tanpa rasa takut. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Menjawab 50 pertanyaan bertanya 1 pertanyaan. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt; Ketua paderi berkata, “wahai pengikut Muhammad, saya akan mengajukan pertanyaan kepada kamu. Jika kamu dapat menjawab semuanya dengan benar, maka saya akan mengikuti agama kamu. Namun jika kamu tidak dapat menjawabnya, maka kami akan membunuhmu.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Jawab Abu Yazid, “baiklah! Tanyakan apa saja yang kamu ingin tanyakan.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Ketua paderi itu mengemukakan 50 pertanyaan bertubi-tubi dan kemudian Abu Yazid menjawabnya dengan tepat.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Kata Abu Yazid, “saya sudah jawab semua pertanyaan tuan. Sekarang apakah ada lagi pertanyaan-pertanyaan yang lain?”&lt;br /&gt;Semua pendeta menjawab, “tidak ada lagi,”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Kemudian Abu Yazid mengemukakan pertanyaan kepada mereka. “beritahu saya&lt;br /&gt;kunci Syurga dan Neraka langit.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Tidak seorang pun yang dapat menjawabnya dan mereka mengaku&lt;br /&gt;bahwa memang mereka tidak tahu jawabannya. Baru satu pertanyaan sudah tidak&lt;br /&gt;dapat dijawab sedangkan Abu Yazid telah menjawab berpuluh pertanyaan. Mereka&lt;br /&gt;meminta ketua paderi menjawab, namun ia membisu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Katanya, “bukan saya tidak mau menjawab, tetapi saya takut kamu semua&lt;br /&gt;tidak sependapat.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Mereka heran mendengar kata-kata ketua paderi itu. Akhirnya mereka mendesak juga dan bersedia untuk menyetujui serta menerima kata-kata ketua mereka.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Kemudian ketua Paderi menjawab “Bahwa kunci Syurga dan Kunci langit itu tidak lain ialah “LAILA HAILLALLAH HU MUHAMMAD DARASULULLAH.” Tegas ketua paderi.&lt;br /&gt;Mereka semua tersentak, terdiam. Lalu Abu Yazid berkata, “memang benar kata ketua kamu ini.” Semua paderi memeluk Islam, Abu Yazid menuntut janji kepada ketua paderi dan persetujuan pengikut-pengikutnya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Sahabat-sahabat sekalian percayalah bahwa apa yang saya ceritakan ini adalah benar. Saya tidak dipaksa oleh siapapun dalam mengucapnya. Memang sudah lama saya fikirkan hendak menyampaikan masalah ini kepada sahabat-sahabat semua, tetapi saya bimbang sahabat-sahabat tidak akan percaya kepada saya lagi. Saya hanya menunggu waktu.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Dari mana tuan mengetahui perkara ini?” Tanya salah seorang paderi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Dari ketua sebelum saya.” Jelas ketua paderi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Sebelum ketua itu meninggal dunia dia telah bersumpah bahwa perkara yang dikatakan itu adalah benar.” Sambung ketua paderi itu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Kalau begitu, apa lagi yang kita tunggu!” Ketua paderi dan pengikut-pengikutnya semuanya memeluk Islam disebabkan oleh Abu Yazid. Ilmu Abu Yazid telah menyelamatkan daripada maut. Ilmu ketua paderi telah menyelamatkan daripada kesesatan dan ilmu kedua-duanya telah menutup tabir kejahilan dan menyingkap tabir kebenaran dan Islam!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Berikut ini Pertanyaan Ketua Paderi. Dan Jawaban Abu Yazid Al-Bustami&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;1.      Yang satu tidak ada duanya.&lt;br /&gt;Kewujudan Allah Maha Esa. Dia Tuhan yang tunggal tiada sekutu baginya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;2.      Yang dua tiada tiganya.&lt;br /&gt;Malam dan siang. Apabila pergi malam datanglah siang dan apabila pergi siang datanglah malam.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;3.      Yang tiga tiada empatnya.&lt;br /&gt;Kursi, Kalam dan Arash Allah Hu subhanahu Wataala.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;4.      Yang empat tiada limanya.&lt;br /&gt;Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;5.      Yang lima tiada enamnya.&lt;br /&gt;Islam telah memfardukan solat lima waktu: Zohor, Asar, Maghrib, Ishak dan&lt;br /&gt;Subuh.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;6.      Yang enam tiada tujuhnya.&lt;br /&gt;Hari-hari Allah telah menciptakan langit dan bumi. Ini semua tersebut didalam Kitab-kitab suci juga.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;7.      Yang tujuh tiada delapannya.&lt;br /&gt;Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang disebut di dalam Kitab Suci  juga.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;8.      Yang delapan tiada sembilannya.&lt;br /&gt;Bilangan Malaikat yang memikul Arash Allah Taala yang disebutkan di dalam&lt;br /&gt;Kitab Suci (artinya): dan akan memikul Arash Tuhan kamu pada hari (Kiamat)&lt;br /&gt;itu adalah delapan Malaikat.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;9.      Yang sembilan tiada sepuluh.&lt;br /&gt;Bilangan kaum daripada golongan manusia yang menjadikan kerusakan bumi Allah,&lt;br /&gt;sebagaimana yang tersebut di dalam Kitab Suci (artinya): di dalam kota itu dahulu terdapat sembilan kumpulan yang menjadi perusak bumi, mereka tidak pernah melakukan yang baik.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;10.      Sepuluh yang sempurna.&lt;br /&gt;Kewajiban puasa sepuluh hari ke atas orang yang berihram haji sebagaimana&lt;br /&gt;firman Allah Taala (artinya): Maka hendaklah ia (orang yang berihram haji)&lt;br /&gt;berpuasa tiga hari semasa haji dan tujuh hari setelah kembali ke negerinya.&lt;br /&gt;Itulah dia sepuluh yang sempurna.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;11.      Yang sebelas.&lt;br /&gt;Saudara-saudara Nabi Yusuf Alaihissalam.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;12.      Yang dua belas.&lt;br /&gt;Bilangan bulan dalam setahun.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;13.      Yang tiga belas.&lt;br /&gt;Mimpi Nabi Yusuf Alaihissalam yang tersebut di dalam Kitab Suci:&lt;br /&gt;Sesungguhnya Aku melihat sebelas bintang, matahari dan bulan. Jumlahnya&lt;br /&gt;tiga belas.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;14.      Orang yang berdusta, kemudian dapat masuk Syurga.&lt;br /&gt;Mereka ialah saudara-saudara Nabi Yusuf Alaihissalam. Mereka memberitahu&lt;br /&gt;ayah mereka Nabi Yaakob Alaihissalam bahwa Yusuf telah di makan serigala.&lt;br /&gt;Mereka membawa pakaiannya yang dilumur dengan darah kambing. Perkara yang mereka lakukan itu adalah suatu dusta.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;15.      Orang yang benar,  tetapi mereka dimasukkan ke dalam neraka.&lt;br /&gt;Mereka ialah kaum Yahudi dan Nasrani,  sesuai dengan firman Allah Ta’ala (artinya) : telah berkata, Kaum Yahudi, kaum Nasrani itu tidak benar dan berkata kaum Nasrani pula kaum Yahudi itu tidak benar. Kedua-dua kaum itu berkata benar pada tuduhan mereka antara satu dengan lain, namun mereka tidak mau tunduk kepada kebenaran yang ada di hadapan mereka yaitu mempercayai agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam sebagai penyempurna agama yang sebelumnya. Lantaran itu mereka menduduki neraka.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;16.      Tempat roh dalam badan manusia.&lt;br /&gt;Roh berada di dalam tubuh badan manusia yang hanya diketahui hakikatnya oleh Allah Taala kerana roh adalah merupakan urusan Allah Taala jua, berdasarkan firmannya (artinya): katakan roh itu dari perkara urusan Tuhanku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;17.      Al Zariyati Zarwa.&lt;br /&gt;Nama empat macam angin.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;18.      Al Hamilati Wakra.&lt;br /&gt;Awan gemawan di dada langit.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;19.      Al Jariyati Yusra.&lt;br /&gt;Perahu-perahu yang belayar di laut.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;20.      Al Mukassimati Amra.&lt;br /&gt;Malaikat-malaikat yang bertugas membagi-bagikan rezeki kepada manusia pada malam Nisfu Syaaban.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;21.      Yang empat belas.&lt;br /&gt;Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang sesuai dengan firman Allah&lt;br /&gt;Taala (artinya): Maka Allah berfirman kepadanya yaitu kepada tujuh petala&lt;br /&gt;langit dan tujuh lapis bumi, datanglah kepada aku secara patuh terhadap&lt;br /&gt;perintahku ataupun secara terpaksa. Maka berkata kedua-dua langit dan bumi, “kami akan datang kepadamu secara patuh dan taat.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;22.      Kubur yang berjalan dengan penghuninya.&lt;br /&gt;Ikan besar yang menelan Nabi Yunus Alaihissalam. Nabi Yunus Alaihissalam&lt;br /&gt;di bawa oleh ikan ke mana-mana sahaja yang akhirnya dimuntahkan di pantai&lt;br /&gt;dengan izin Allah Taala.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;23.      Yang bernafas, tetapi tidak mempunyai roh.&lt;br /&gt;Waktu subuh seperti firman Allah Taala (artinya): demi subuh apabila ia&lt;br /&gt;terlepas.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;24.      Air yang tidak turun dari langit dan tidak keluar dari bumi.&lt;br /&gt;Air yang dikirim oleh ratu Balqis kepada Nabi Sulaiman Alaihissalam di dalam botol yaitu air peluh kuda.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;25.      Empat yang bukan daripada golongan manusia, Malaikat dan bukan&lt;br /&gt;daripada punggung lelaki dan daripada perempuan.&lt;br /&gt;Kibas yang di bawa Jibril Alaihissalam sebagai korban ganti Nabi Ismail&lt;br /&gt;Alaihissalam, unta Nabi Salleh Alaihissalam yang disembelih kaumnya, untuk&lt;br /&gt;Nabi Adam dan Siti Hawa Alaihissalam.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;26.      Satu ciptaan Allah, lalu diingkarinya sebagai satu yang buruk.&lt;br /&gt;Suara keledai yang tidak sedap didengar, sesuai dengan firman Allah Taala (artinya): sesungguhnya suara yang paling buruk ialah suara keledai&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;27.      Darah yang mula-mula mengalir ke bumi.&lt;br /&gt;Darah Habil yang dibunuh oleh saudaranya Kabil.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;28.      Sesuatu ciptaan Allah, lalu diangkat sesuatu yang berat.&lt;br /&gt;Muslihat kaum wanita, seperti Firman Allah Taala (artinya): sesungguhnya tipu&lt;br /&gt;muslihat wanita adalah suatu tipu muslihat besar atau berat.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;29.      Pada mulanya sebatang kayu kemudian menjadi roh.&lt;br /&gt;Tongkat Nabi Musa Alaihissalam&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;30.      Wanita yang paling utama.&lt;br /&gt;Hawa, ibu sekalian manusia, kemudian Khatijah dan Aisyah, Asiah (isteri Firaun) dan Maryam Binti Imran.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;31.      Gunung yang paling utama.&lt;br /&gt;Gunung Tursina&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;32.      Binatang yang paling utama. Kuda.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;33.      Bulan yang paling utama.&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;34.      Malam yang paling utama.&lt;br /&gt;Lailatul Qadar.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;35.      Tentang Atta’mah.&lt;br /&gt;Hari Kiamat.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;36. Pohon yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting ada 30 daun,  setiap daun ada lima kembang, dua bunga di matahari dan tiga bunga di tepi kegelapan.&lt;br /&gt;Pohon itu “tahun” yang padanya ada 12 bulan, satu bulan ada 30 hari. Lima itu ialah lima waktu solat.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;37. Satu benda yang pergi haji dan tawaf di Baitullah, tetapi tidak mempunyai roh dan tidak wajib haji. Bahtera Nabi Noh Alaihissalam.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;38.      Empat jenis air yang lain rupanya dan rasanya, tetapi sumbernya satu.&lt;br /&gt;Air mata, air telinga, air hidung dan air mulut. Air mata masin, air telinga pahit, air hidung masin dan air mulut tawar.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;39.      Nakir, fatil dan kitmir.&lt;br /&gt;Nakir ialah titik yang terdapat pada kulit luar benih, fatil ialah titik yang terdapat di dalam benih dan kitmir ialah kulit yang membaluti benih.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;40.      Sabid dan Labad.&lt;br /&gt;Bulu kambing biri-biri dan kambing kasi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;41.      Sam dan Ram.&lt;br /&gt;Makhluk yang telah ada sebelum wujud Nabi Adam Alaihissalam.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;42.      Maksud keledai Makwak.&lt;br /&gt;Keledai Makwak tanda ia melihat syaitan, lalu ia berkata: Allah melaknatnya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;43.      Maksud anjing menyalak.&lt;br /&gt;Anjing menyalak bermaksud: Awas! Celaka bagi penghuni-penghuni neraka dari&lt;br /&gt;kemurkaan Allah yang maha berkuasa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;44.      Maksud jeritan kuda.&lt;br /&gt;Kuda menjerit bermaksud: Maha suci Allah yang memeliharaku ketika tentara&lt;br /&gt;berpadu menyerang musuh dengan penuh semangat.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;45.      Maksud jeritan unta.&lt;br /&gt;Unta menjerit membawa maksud: Hasbiyallahu Wakafa Billahi Wakila&lt;br /&gt;(artinya): Memadailah Allah bagiku dan cukuplah Dia tempat aku menyerahkan&lt;br /&gt;diriku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;46.      Maksud nyanyian burung Bulbul.&lt;br /&gt;Nyanyian Bulbul bermaksud: Maha suci Allah pada waktu pagi dan pada waktu&lt;br /&gt;petang.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;47.      Maksud bunyi katak.&lt;br /&gt;Bunyi katak bermaksud: Maha suci Tuhan yang di sembah di mana-mana sahaja&lt;br /&gt;ada makhluknya dan di tempat-tempat yang tiada penghuninya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;48.      Maksud kata-kata burung Nakus.&lt;br /&gt;Maksud kata-katanya: Maha suci Allah sungguh-sungguh! Wahai anak Adam!&lt;br /&gt;Lihatlah di barat dan di timur di dunia itu, adakah makhluk yang menongkat langit?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;49.      Kaum daripada makhluk Allah yang diutus kepadanya, namun ia bukan&lt;br /&gt;dari kumpulan jin, manusia dan Malaikat.&lt;br /&gt;Makhluk itu adalah lebih seperti Firman Allah Taala (artinya): dan Tuhan&lt;br /&gt;kamu telah mewahyukan kepada lebih.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;50.      Di mana malam ketika siang dan di mana siang ketika malam.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Kedua-duanya berada di dalam ilmu Allah Taala yang amat sulit.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;amp;site=netlog.wordpress.com&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fe-masjid.com%2Fmodules.php%3Fname%3DNews%26file%3Darticle%26sid%3D45" title="Sumber Tulisan"&gt;h&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ttp://e-masjid.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-4670383052166233842?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/4670383052166233842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/12/kisah-abu-yazid-al-bustami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/4670383052166233842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/4670383052166233842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/12/kisah-abu-yazid-al-bustami.html' title='Kisah Abu Yazid Al Bustami'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-2452211803768891181</id><published>2009-09-18T23:20:00.000-07:00</published><updated>2009-09-18T23:46:54.061-07:00</updated><title type='text'>sMs Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SrR9zRShi1I/AAAAAAAAADw/udLSDVNhrt4/s1600-h/UCAPAN+IDUL+FITRI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 152px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SrR9zRShi1I/AAAAAAAAADw/udLSDVNhrt4/s320/UCAPAN+IDUL+FITRI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383065774382484306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menjelang Lebaran, Sebelum Sinyal Hilang, Sebelum Operator Sibuk, Sebelum SMS pending mulu, Saya mo ngucapin . Met Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beningkan hati dg dzikir&lt;br /&gt;Cerahkan jiwa dg cinta&lt;br /&gt;Lalui hr dg senyum&lt;br /&gt;Tetapkan langkah dg syukur&lt;br /&gt;Sucikan hati dg permohonan maaf&lt;br /&gt;mEt hArI RaYa IduL fiTrI&lt;br /&gt;TaqobbaLallaHu minNa wA MinKuM&lt;br /&gt;Minal AidziN WaL FaidziN&lt;br /&gt;Mhn MaaF LahiR n BaTiN “;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masa aktif Hidup anda hampir berakhir, saldo dosa anda makin meningkat, di hari yang fitri ini raih kesempatan untuk meningkatkan saldo Iman. Isi ulang dengan sirahturahmi. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir &amp;amp; batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.&lt;br /&gt;Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,&lt;br /&gt;Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa&lt;br /&gt;Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya&lt;br /&gt;Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS&lt;br /&gt;Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel&lt;br /&gt;Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani&lt;br /&gt;MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir Bathin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebelas bulan Kita kejar dunia,&lt;br /&gt;Kita umbar napsu angkara.&lt;br /&gt;Sebulan penuh Kita gelar puasa,&lt;br /&gt;Kita bakar segala dosa.&lt;br /&gt;Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,&lt;br /&gt;Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.&lt;br /&gt;Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,&lt;br /&gt;Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Melati semerbak harum mewangi,&lt;br /&gt;Sebagai penghias di Hari fitri,&lt;br /&gt;SMS ini hadir pengganti diri,&lt;br /&gt;Ulurkan tangan silaturahmi.&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selamat Hari …… ,&lt;br /&gt;Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…&lt;br /&gt;Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam&lt;br /&gt;duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah&lt;br /&gt;risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim&lt;br /&gt;pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin&lt;br /&gt;.. Met Idul Fitri …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="widget-content"&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/"&gt;Blog SEO - Home&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/search/label/Rahasia%20Search%20Engine"&gt;Rahasia Search Engine&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/search/label/Stop%20Dreaming%20Start%20Action"&gt;Stop Dreaming Start Action&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/search/label/SEO"&gt;SEO&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/search/label/Unik"&gt;Unik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/feeds/comments/default"&gt;Comment RSS&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/feeds/posts/default"&gt;Post RSS&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;span class="widget-item-control"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin"&gt; &lt;a class="quickedit" href="rearrange?blogID=4575673392622181830&amp;amp;widgetType=LinkList&amp;amp;widgetId=LinkList1&amp;amp;action=editWidget" onclick="'return" target="configLinkList1" title="Edit"&gt; &lt;img alt="" src="http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png" width="18" height="18" /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;     &lt;div class="widget HTML" id="HTML6"&gt; &lt;div class="widget-content"&gt; &lt;!-- Begin: KlikSaya.com --&gt; &lt;script src="http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=28736" type="text/javascript"&gt; &lt;/script&gt;&lt;iframe src="http://scr1.kliksaya.com/ifr-ba.php?zid=28736&amp;amp;kstmp=1" marginwidth="0" marginheight="0" border="0" style="border: medium none ;" scrolling="no" width="470" frameborder="0" height="62"&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;!-- End: KlikSaya.com --&gt; &lt;/div&gt;  &lt;span class="widget-item-control"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin"&gt; &lt;a class="quickedit" href="rearrange?blogID=4575673392622181830&amp;amp;widgetType=HTML&amp;amp;widgetId=HTML6&amp;amp;action=editWidget" onclick="'return" target="configHTML6" title="Edit"&gt; &lt;img alt="" src="http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png" width="18" height="18" /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;!-- google_ad_section_start --&gt; &lt;p class="breadcrumbs"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt;            You are here:           &lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/" rel="tag"&gt;Home&lt;/a&gt;  &gt;            &lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/search/label/Unik" rel="tag"&gt; Unik&lt;/a&gt;  &gt;  &lt;b&gt;KOLEKSI SMS Lebaran 2009 KARTU Lebaran 1430H Ucapan Selamat IDUL FITRI TERBARU! Sambut Hari Raya Nan Suci!&lt;/b&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;h2 class="date-header"&gt;Senin, 2009 September 14&lt;/h2&gt;  &lt;a name="5018493558737932572"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://besteasyseo.blogspot.com/2009/09/sms-kartu-lebaran-ucapan-idulfitri.html"&gt;KOLEKSI SMS Lebaran 2009 KARTU Lebaran 1430H Ucapan Selamat IDUL FITRI TERBARU! Sambut Hari Raya Nan Suci!&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;   &lt;table border="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width="300"&gt; &lt;script src="http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=31525" type="text/javascript"&gt; &lt;/script&gt;&lt;iframe src="http://scr1.kliksaya.com/ifr-ad.php?zid=31525&amp;amp;kstmp=1" marginwidth="0" marginheight="0" border="0" style="border: medium none ;" scrolling="no" width="300" frameborder="0" height="250"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td align="left" valign="top"&gt; &lt;script src="http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=31525" type="text/javascript"&gt; &lt;/script&gt;&lt;iframe src="http://scr1.kliksaya.com/ifr-ad.php?zid=31525&amp;amp;kstmp=0" marginwidth="0" marginheight="0" border="0" style="border: medium none ;" scrolling="no" width="300" frameborder="0" height="250"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Lvmbb096wiA/Sq3YIlyvoAI/AAAAAAAAAbM/cqrSG2Xt6OU/s1600-h/Foto+Gambar+SMS+KARTU+Lebaran+Foto+Ucapan+Idulfitri+TERBARU+Hari+Raya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 155px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Lvmbb096wiA/Sq3YIlyvoAI/AAAAAAAAAbM/cqrSG2Xt6OU/s200/Foto+Gambar+SMS+KARTU+Lebaran+Foto+Ucapan+Idulfitri+TERBARU+Hari+Raya.jpg" alt="Foto Gambar SMS Lebaran Terbaru 2009 KARTU Lebaran update 2009 Ucapan Selamat Idul Fitri TERBARU Hari Raya 1430H" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381194771873112066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Koleksi SMS lebaran kartu lebaran 2009 terbaru ucapan selamat idul fitri 1430H&lt;/span&gt; memang telah disajikan secara lengkap dan komplit di blog sahabat &lt;a href="http://rumahislami.blogspot.com/"&gt;Rumah Islami&lt;/a&gt; dalam rangka menyambut hari lebaran Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kumpulan Aneka SMS Lebaran Ucapan Selamat Idul Fitri 1430 Hijriah &lt;/span&gt;yang terangkai indah dapat sahabat Blog Untuk SEO temukan berbagai variasi ucapan lebaran, baik selamat lebaran dalam bahasa Indonesia, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sms ucapan selamat idul fitri&lt;/span&gt; bahasa Inggris, selamat idul fitri bentuk formal dan informal (kocak, lucu, menyentuh, singkat, jelas padat), dan selamat lebaran dalam bahasa daerah (sunda jawa sumatera kalimantan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di artikel yang berjudul &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Kumpulan&lt;/span&gt;&lt;u&gt; Kartu Lebaran 1430 H Ucapan Selamat Idul Fitri 1430 Hijriah&lt;/u&gt;, tersedia berbagai macam atau jenis kartu lebaran dengan desain foto gambar yang lucu unik aneh namun tetap indah menyambut Ramadhan 2009 dan Hari Idul Fitri. Berbagai bentuk kartu ucapan yang menarik dan beberapa merupakan gambar kartun, ketupat hijau yang menawan dan gambar masjid yang teduh atau hanya sebait kata-kata (Indonesia Arab) yang sangat menyentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kumpulan sms ucapan lebaran 2009 kartu selamat lebaran terbaru ucapan selamat idul fitri 1430 Hijriah &lt;/span&gt;merupakan bagian dari ritual di akhir puasa Ramadhan. Tentu saja yang menjadi harapan adalah menambah pahala dengan tetap menjalin tali persaudaraan dan silaturahmi dengan orang tua, saudara, sahabat dan tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah mudah-mudahan sahabat semua tidak terlambat ya mengirimkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ucapan selamat lebaran 2009 atau selamat Hari Raya Idul Fitri 1430Hijriah&lt;/span&gt; :)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SMS Ucapan Selamat Idul Fitri Lebaran 2009&lt;/span&gt; saya cuplik disini ya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,&lt;br /&gt;Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah &amp;amp; kasih sayang raih&lt;br /&gt;indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari …… ,&lt;br /&gt;Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…&lt;br /&gt;Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam&lt;br /&gt;duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah&lt;br /&gt;risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim&lt;br /&gt;pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin&lt;br /&gt;.. Met Idul Fitri …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini&lt;br /&gt;Kemenangan akan kita gapai&lt;br /&gt;Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi&lt;br /&gt;Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa&lt;br /&gt;Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu&lt;br /&gt;Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT&lt;br /&gt;Kami sekeluarga menghaturkan&lt;br /&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H&lt;br /&gt;Taqobalallahu minna wa minkum&lt;br /&gt;Mohon maaf lahir dan bathin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap&lt;br /&gt;Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang&lt;br /&gt;Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku&lt;br /&gt;membekas lara mhn maaf lahir batin.&lt;br /&gt;SELAMAT IDUL FITRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan ucapan minta maaf Lebaran Rumah Islami lewat sms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawar berseri dipagi Hari&lt;br /&gt;Pancaran putihnya menyapa nurani&lt;br /&gt;Sms dikirim pengganti diri&lt;br /&gt;SELAMAT IDUL FITRI&lt;br /&gt;MOHON MAAF LAHIR BATHIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تقبل الله منا ومنك&lt;br /&gt;Selamat hari raya idul fitri 1429H.&lt;br /&gt;Mohon maaf lahir dan bathin ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Ramadhan pergi&lt;br /&gt;Sebelum Idul fitri datang&lt;br /&gt;Sebelum operator sibuk&lt;br /&gt;Sebelum sms pending mulu&lt;br /&gt;Sebelum pulsa habis&lt;br /&gt;Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN&lt;br /&gt;MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-2452211803768891181?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/2452211803768891181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/09/sms-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/2452211803768891181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/2452211803768891181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/09/sms-ramadhan.html' title='sMs Ramadhan'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SrR9zRShi1I/AAAAAAAAADw/udLSDVNhrt4/s72-c/UCAPAN+IDUL+FITRI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-5894850202985009079</id><published>2009-08-23T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T01:11:09.115-07:00</updated><title type='text'>Jadul kah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD5RjTSG8I/AAAAAAAAADg/xSTQRACht1M/s1600-h/IMG_0144.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 222px; height: 296px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD5RjTSG8I/AAAAAAAAADg/xSTQRACht1M/s320/IMG_0144.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373068435382213570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;Gbr di sebelah kiri nampak jadul, karena sejak aku masih kecil udah ada patung pak Tani &amp;amp;Ibu  Jamu gdng, sekarang berapa Th patung tsbt.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt; tapel desa.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;moel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD126lkAMI/AAAAAAAAADA/9jK5mybz1-M/s1600-h/sunset.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 289px; height: 204px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD126lkAMI/AAAAAAAAADA/9jK5mybz1-M/s320/sunset.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373064679241547970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a style="font-style: italic;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD1v9aAsWI/AAAAAAAAAC4/ealsyY4Re-A/s1600-h/kec.keling+ds+tempur+2006,+kali+gelis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD1v9aAsWI/AAAAAAAAAC4/ealsyY4Re-A/s320/kec.keling+ds+tempur+2006,+kali+gelis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373064559739318626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gbr. di samping kapal nelayan yg bersandar di tepi, di pt Kartini jepara, Nampak sunset yg apik, 2006 &lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;moel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;Gbr. di lokasi terjadinya banjir bandang kali gelis th 2006 di ke. keling ds Tempur. 400 warga sekitar terjebak untuk menuju ke dua desa yg di hub oleh Jembatan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;moel&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-5894850202985009079?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/5894850202985009079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/08/jadul-kah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/5894850202985009079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/5894850202985009079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/08/jadul-kah.html' title='Jadul kah'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SpD5RjTSG8I/AAAAAAAAADg/xSTQRACht1M/s72-c/IMG_0144.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-7319612056201323332</id><published>2009-07-24T22:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T22:28:27.427-07:00</updated><title type='text'>Rokok Elektrik</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://berita-iptek.blogspot.com/2009/01/rokok-elektrik-solusi-atasi-perokok.html"&gt;Rokok Elektrik Solusi Atasi Perokok Konvensional&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;   &lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_NBw9f9VL_9k/SWvpUIkBYGI/AAAAAAAAA8M/DJt9vdkhqmk/s1600-h/rokok+elektrik.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290578719382003810" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 200px; height: 158px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_NBw9f9VL_9k/SWvpUIkBYGI/AAAAAAAAA8M/DJt9vdkhqmk/s200/rokok+elektrik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berita baik buat pecandu rokok, kini ditawarkan E-Cig, rokok elektrik tanpa api, tar, karbon monoksida, dan abu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rokok buatan Cina ini menawarkan sebuah sensasi merokok tanpa risiko kesehatan yang ditimbulkan dari rokok konvensional. Sensasi yang dirasakan tidak berbeda dari rokok konvensional. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;E-Cig adalah alternatif merokok yang paling sehat, seperti yang tertera di situs E-Cig.com. E-Cig yang menggunakan bateri isi ulang (rechargeable) ini berbentuk sebuah pipa kecil yang terbuat dari stainless steel dan berisi rangkaian komponen elektronik. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian tersebut terhubung dengan inhaler serta smoking liquid container, yang nantinya menghasilkan sebuah penguapan yang dihisap oleh si perokok E-Cig. Penguapan smoking liquid tersebut akan bekerja otomatis berdasar switch tekanan angin begitu terdapat hisapan dari perokok E-Cig.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;E-Cig memiliki beberapa macam produk, antara lain Mini Cig, E-Cigar, dan E-Pipe yang berbentuk seperti pipa cerutu detektif Sherlock Holmes. Di tiap-tiap jenisnya, E-Cig juga menawarkan berbagai tingkat kadar nikotin, dari yang bebas nikotin hingga bernikotin ekstra tinggi 24mg. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain itu, E-Cig juga menawarkan berbagai rasa, seperti apel, anggur, lemon, hingga rasa asli rokok-rokok ternama, seperti Marlboro dan Hilton. Kadar nikotin serta rasa E-Cig, disesuaikan melalui smoking liquid di dalam catridge yang dapat dibeli dan dapat diubah setiap saat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Satu paket Mini Cig dijual sekitar 500 ribu rupiah, termasuk, lima catridge berisi smoking liquid yang dapat dipesan rasa dan kadar nikotinnya, dua baterei rechargeable, charger, dan buku petunjuk penggunaan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Produsen E-Cig memberikan garansi 30 hari penggantian unit yang bermasalah, dan 3 tahun untuk komponennya. Anda berminat memilikinya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber: di copas dari &lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/"&gt;mediaindonesia&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-7319612056201323332?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/7319612056201323332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/07/rokok-elektrik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/7319612056201323332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/7319612056201323332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/07/rokok-elektrik.html' title='Rokok Elektrik'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NBw9f9VL_9k/SWvpUIkBYGI/AAAAAAAAA8M/DJt9vdkhqmk/s72-c/rokok+elektrik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-1913609757866123910</id><published>2009-05-08T19:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T19:52:21.799-07:00</updated><title type='text'>7 Golongan</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;7 Golongan Yang Akan Mendapat Naungan Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari di saat tidak ada naungan kecuali naungan-Nya :&lt;br /&gt;1. Seorang pemimpin yang adil,&lt;br /&gt;2. Seorang pemuda yang tumbuh dalam ketekunan beribadah kepada Allah,&lt;br /&gt;3. Seorang lelaki yang hatinya selalu bergantung di masjid,&lt;br /&gt;4. Dua orang lelaki yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya,&lt;br /&gt;5. Seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang perempuan cantik lagi berkedudukan namun mengatakan, ‘Aku merasa takut kepada Allah’,&lt;br /&gt;6. Seorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak mengerti apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya,&lt;br /&gt;7. Dan juga seorang yang &lt;a title="Keutamaan berzikir sendirian" href="http://muslim.or.id/doa-dan-wirid/keutamaan-berdzikir-sendirian.html"&gt;mengingat Allah&lt;/a&gt; di saat sendirian hingga kedua matanya mengalirkan air mata.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-1913609757866123910?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/1913609757866123910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/05/7-golongan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/1913609757866123910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/1913609757866123910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/05/7-golongan.html' title='7 Golongan'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-516142213264010230</id><published>2009-04-02T03:12:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T03:19:05.063-07:00</updated><title type='text'>‘Mandor Klungsu’</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SdSQ57q-W6I/AAAAAAAAACY/mMzFSSKdaB8/s1600-h/sosrokartono.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 174px; height: 132px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SdSQ57q-W6I/AAAAAAAAACY/mMzFSSKdaB8/s320/sosrokartono.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320036384776280994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMPERKENALKAN RM PANJI SOSROKARTONO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RM Panji Sosrokartono (1877-1952) putera Adipati Ario Sosroningrat Bupa ti Jepara (1846), dan cucu Ario Tjondro Negoro Bupati Demak. Sosrokarto no 11 bersaudara, a.l RA Kartini yng terkenal itu.&lt;br /&gt;Menyelesaikan SD berbhs Bld (ELS,1893) di Jepara, kmd sekolah lanjutan berbhs Bld (HBS,1898) di Smg. Dng ijasah dan keturunan ningrat saat itu ia berkesempatan menjadi regent (bupati). Ia meneruskan ke Seklh Ting gi Teknik Delf di Bld ttp gagal, kmd pindah ke Leiden bljr Bahasa dan Sas tra Timur, lulus (Drs). Ia aktif menguasai 20 bahasa dunia. Pernah beker ja sbg notulen di Volkenbond (cikalbakal PBB) di Jenewa. Sempat sbg mhs-pendengar (krn tdk berijasah dok ter medik) utk Psikometri dan Psikoteknik di Paris.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-51"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1906 Sosro adlh satu dari 15 mhs di Bld, diantara yng lain, BRM Suryosuprapto (Mangkunegoro VII), RM Sumitro Kolopaking,dan RM Mur hadiningrat. Tahun 1916 mjd salahsatu pendiri Perkumpulan Indonesia (Indische Verreeninging). Pendiri lain,al Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Sosrokartono terkenal sbg mistikus, didlm dirinya tdpt sum bermagnetik yng bisa menyembuhkan plbg penyakit. Dikenal sbg ‘dokter ajaib’.&lt;br /&gt;Tahun 1925 kembali ke Indonesia, menetap di Bandung (27 tahun), men dirikan Keluarga Mono Suko, mendirikan padepokan Darus Salam di Jl.Pungkur 19; dan kmd menjd Kepala Sekolah Taman Siswa (didirikan di Yogya 1922) cabang Bandung (1927). Disekolah tsb mengajar juga Ir Sukarno dan Mr. Sunario.&lt;br /&gt;Sosrokartono dikenal dng sebutan ‘Mandor Klungsu’ dan ‘Joko Pring’ dng ilmu ‘Kantong Bolong’ / ‘ilmu Sunyi’ . Ia dikenal dengan metapora, a.l, “Sugih tanpa banda, digdaya tanpa Aji. Nglrug tanpa Bala, Menang tanpa Ngasorake’. “Trimah mawi Pasrah,Suwung Pamrih tebih Ajrih. Langgeng tan ana Susah, tan ana Bungah. Anteng mantheng sugeng jeneng.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-516142213264010230?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/516142213264010230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/04/mandor-klungsu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/516142213264010230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/516142213264010230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/04/mandor-klungsu.html' title='‘Mandor Klungsu’'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SdSQ57q-W6I/AAAAAAAAACY/mMzFSSKdaB8/s72-c/sosrokartono.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-2989589902716590307</id><published>2009-03-28T04:08:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T04:14:08.993-07:00</updated><title type='text'>Kalingga</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_rjCwKnEX_hY/SGLOeftPgDI/AAAAAAAAABc/iF1uhP3-XOg/s1600-h/400px-Locator_kalingga.png"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215958341751111730" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 238px; height: 123px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_rjCwKnEX_hY/SGLOeftPgDI/AAAAAAAAABc/iF1uhP3-XOg/s320/400px-Locator_kalingga.png" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;      Kalingga&lt;/strong&gt; adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah, yang pusatnya berada di daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Maharani Shima, PARWATI, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama MANDIMINYAK, yang kemudian menjadi raja ke 2 dari Kerajaan Galuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maharani Shima memiliki cucu yang bernama SANAHA yang menikah dengan raja ke 3 dari Kerajaan Galuh, yaitu BRATASENAWA. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama SANJAYA yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Maharani Shima mangkat di tahun 732M, Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan KALINGGA UTARA yang kemudian disebut BUMI MATARAM, dan kemudian mendirikan Dinasti / Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari TEJAKENCANA, yaitu TAMPERAN BARMAWIJAYA alias RAKEYAN PANARABAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga, Raja KALINGGA SELATAN atau BUMI SAMBARA, dan memiliki putra yaitu RAKAI PANANGKARAN.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-2989589902716590307?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/2989589902716590307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/03/kalingga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/2989589902716590307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/2989589902716590307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/03/kalingga.html' title='Kalingga'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rjCwKnEX_hY/SGLOeftPgDI/AAAAAAAAABc/iF1uhP3-XOg/s72-c/400px-Locator_kalingga.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-6799068567278569459</id><published>2009-03-18T02:43:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T03:11:09.996-07:00</updated><title type='text'>KALIJOGO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/ScDIpV6BPuI/AAAAAAAAACQ/5CACxXkKWm8/s1600-h/kalijogo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 134px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/ScDIpV6BPuI/AAAAAAAAACQ/5CACxXkKWm8/s320/kalijogo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314468172877872866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SIMBAH KALIJOGO&lt;b&gt;&lt;span style="color:RoyalBlue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sunan Kalijaga&lt;/b&gt; diperkirakan lahir pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1450" title="1450"&gt;1450&lt;/a&gt; dengan nama &lt;b&gt;Raden Said&lt;/b&gt;. Dia adalah putra adipati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuban" title="Tuban" class="mw-redirect"&gt;Tuban&lt;/a&gt; yang bernama Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur. Nama lain Sunan Kalijaga antara lain &lt;b&gt;Lokajaya&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Syekh Malaya&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Pangeran Tuban&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;Raden Abdurrahman&lt;/b&gt;. Berdasarkan satu versi masyarakat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cirebon" title="Cirebon" class="mw-redirect"&gt;Cirebon&lt;/a&gt;, nama Kalijaga berasal dari Desa Kalijaga di Cirebon. Pada saat Sunan Kalijaga berdiam di sana, dia sering berendam di sungai (kali), atau &lt;i&gt;jaga kali&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam satu riwayat, Sunan Kalijaga disebutkan menikah dengan &lt;b&gt;Dewi Saroh binti Maulana Ishak&lt;/b&gt;, dan mempunyai 3 putra: &lt;b&gt;R. Umar Said&lt;/b&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sunan_Muria" title="Sunan Muria"&gt;Sunan Muria&lt;/a&gt;), &lt;b&gt;Dewi Rakayuh&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Dewi Sofiah&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika wafat, beliau dimakamkan di Desa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kadilangu" title="Kadilangu" class="mw-redirect"&gt;Kadilangu&lt;/a&gt;, dekat kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demak" title="Demak" class="mw-redirect"&gt;Demak&lt;/a&gt; (Bintara). Makam ini hingga sekarang masih ramai diziarahi orang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-6799068567278569459?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/6799068567278569459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/03/blog-post.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/6799068567278569459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/6799068567278569459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/03/blog-post.html' title='KALIJOGO'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/ScDIpV6BPuI/AAAAAAAAACQ/5CACxXkKWm8/s72-c/kalijogo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-280901391124038650</id><published>2009-03-18T02:10:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T02:39:46.893-07:00</updated><title type='text'>10 cara minta naik gaji</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color:RoyalBlue;"&gt;Nah berikut, sepuluh tip jitu yang bisa anda lakukan agar bisa sukses 'mempengaruhi' bos dan bisa memberi kepada Anda kenaikan gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bersikaplah Persuasif. Memang sangat susah untuk bisa menjelaskan kepada bos agar gaji kita naik. Namun, semua itu bisa dilakukan dengan pendekatan yang persuasif sehingga bos bisa percaya ke anda. Lakukan dengan hati-hati agar hubungan dengan bos tidak terganggu. Namun, bila anda sudah bisa memberi penjelasan sehingga bisa ditanggapi, tentunya kemungkinan bakal naik gaji juga sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berangan-angan sangat tinggi, namun tetap realistik. Banyak peneliti yang menemukan adanya korelasi antara orang yang suka mendengarkan aspirasi dengan kemampuan untuk bernegosisasi. Pada waktu yang besamaan, anggaplah bos kita mempunya pikiran yang sama dengan kita, sehingga sangat realistis bila bos akan menyetujui keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mulailah dengan cara yang benar. Untuk menjadi persuasif, anda bisa memulainya dengan terus mendengarkan apa yang diinginkan oleh bos termasuk pandangan-pandangannya. Sehingga pada saat bersamaan, apa yang dipikirkan oleh bos juga sama dengan yang anda pikirkan, di saat ini anda bisa membicarakan keinginan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kalirifikasikan keinginan Anda. Kompensasi yang anda ajukan harus benar-benar sesuai dengan apa yang anda berikan. Jadi jangan hanya membicarakan hal-hal seputar gaji saja, tapi juga bicarakan apa yang sudah dan akan anda berikan, dan kenapa harus naik gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Antisipasi keinginan mereka. Sama seperti anda, setiap atasan selallu butuh ketenangan dan kepuasan. Makanya, anda juga harus bisa memberikan kepuasan kepada mereka dengan selalu memberikan ide-ide segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ciptakan banyak opsi. Ikutilah banyak kegiatan brainstorming yang memang sangat efektif untuk mengasah ide-ide kita. Dengan Brainstorming, kemungkinan kita untuk bisa menemukan ide-ide baru juga sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Fokuskan pada kriteria yang dituju. Dengan tujuan yang jelas, kemungkinan seluruh ide-ide anda akan diterima oleh banyak pihak juga sangat besar, karena di sampaikan dalan forum yang pas, termasuk keinginan anda untuk naik gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pikirkan beberapa alternatif. Bila suatu anda tidak bisa 'mempengaruhi' bos tentang keinginan tersebut, tentunya anda juga harus punya rencana lain, katakakanlah sebagai Plan B agar rencana anda itu bisa sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Persiapkan matang-matang keinginan Anda tersebut. Persiapan memang sangat penting untuk anda, terutama agar negosiasi dengan bos bisa sukses. Jadi persiapan yang perlu dilakukan seperti di atas, merupakan hal yang sangat penting agar usaha anda tidak sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Review ulang. Ini memang salah satu aspek paling penting dalam mengembangkan setiap rencana. Review ulang bila kemungkinan untuk berhasil sangat kecil. Namun, bila berhasil dalam bernegoisasi, lakukanlah langkah selanjutnya dengan melaksanakan tujuan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, selamat mengusahakan naik gaji!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-280901391124038650?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/280901391124038650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/03/10-cara-minta-naik-gaji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/280901391124038650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/280901391124038650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/03/10-cara-minta-naik-gaji.html' title='10 cara minta naik gaji'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-1727190327823236675</id><published>2009-02-20T02:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T02:30:30.037-08:00</updated><title type='text'>Mimpi-mimpi</title><content type='html'>PERUBAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sadari bahwa kehidupan selalu bergerak, dan setiap perubahan terjadi atas suatu alasan. waktu anda melihat batasan sebagai kesempatan, dunia akan menjadi tempat bebas hambatan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miliki mimpi-mimpi yang positif dalam kehidupan, karena dengan kekuatan mimpi itulah hidup akan menggairahkan untuk dijalani! dan siaplah berjuang dengan segenap usaha demi mewujudkan setiap mimpi kita dengan berani membayar harga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-1727190327823236675?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/1727190327823236675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/02/mimpi-mimpi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/1727190327823236675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/1727190327823236675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/02/mimpi-mimpi.html' title='Mimpi-mimpi'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-179144244961960258</id><published>2009-02-04T11:10:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T11:40:09.594-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;Sebelum dan Sesudah minum 6 Bir&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: center;" class="story"&gt;&lt;img style="width: 264px; height: 264px;" src="http://ketawa.com/gambar/afterbefore.gif" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada 3 kategori monyet&lt;/span&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Monyet Penurut: yang mau baca sms ini...!!!&lt;br /&gt;2.Monyet Pendendam: yang mau balez sms ini...!!!&lt;br /&gt;3.Monyet Pelit: yang gk mau balez sms ini...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SmS SApaAn&lt;/span&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BurUn9 caMaR paKe ceLaNa, Pa KabaR y9 disanA??&lt;br /&gt;IKaN kAkap Jadi RaDjA, Ku'HarAp ßaik2 aJa..&lt;br /&gt;ßurUn9 eLaNg ßawa ßatU, seDan9 apA yA disitU ??&lt;br /&gt;PerUt MuLeZ maKan PepAyA, ßaLazZ yA!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;PuIsi UngKapAn HatI&lt;/span&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku teRpaNah 5aAt MenaTap m4t4mu&lt;br /&gt;NafAskU TerHenti SejeNak&lt;br /&gt;DenYut JanTunGku BerDebAr keNcanG&lt;br /&gt;ApaKah iNi yAng KurAsaKan&lt;br /&gt;kAu..kaU..kAu...&lt;br /&gt;KENTUT Yaaa......&lt;br /&gt;HaHa..hAha...haAa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PeRaTurAn pEruNdAng-UnDangaN daLam RuhMah tAngGa&lt;/span&gt;**********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pasal 1 : sUaMi tiDak PerNah kAlaH&lt;br /&gt;pasal 2 : jIka sUami KalAh UlanGi laGi&lt;br /&gt;pasal 3 : jIka Si IstRi kaLah MaKa Di kEnakAn pAsaL 4&lt;br /&gt;pasal 4 : sUamI boLeh KawiN laGi Crying face smile emoticon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kAliMat SehAbiS bErcIntA&lt;/span&gt;********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Apa perkataan khas tiap negara setelah habis bercinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Australia : "my dear, that was bloody fantastic !!!!!"&lt;br /&gt;China     : "Mai wha, wo ai ni.........."&lt;br /&gt;Indonesia : "sayang!!!!, TISSU, TISSU!!!.............., CEPETAN!!!!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-179144244961960258?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/179144244961960258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/02/sebelum-dan-sesudah-minum-6-bir-ada-3.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/179144244961960258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/179144244961960258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/02/sebelum-dan-sesudah-minum-6-bir-ada-3.html' title=''/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-403230376385621010</id><published>2009-02-04T10:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T10:39:16.154-08:00</updated><title type='text'>tRik SeRiuS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ini trik serius! Kalau dilihat dari dekat, foto ini kelihatan seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Albert Einstein&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Lalu cobalah menjauh dari layar monitor. Berdirilah pada jarak 3 meter dari monitor. Fotonya akan terlihat&lt;br /&gt;seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Marilyn Monroe&lt;/span&gt;. Coba praktekin, deh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;img style="width: 178px; height: 219px;" src="http://ketawa.com/gambar/jauhdekat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-403230376385621010?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/403230376385621010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/02/trik-serius.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/403230376385621010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/403230376385621010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/02/trik-serius.html' title='tRik SeRiuS'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6934160273264626932.post-8800717135735900982</id><published>2009-01-29T12:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T12:44:55.395-08:00</updated><title type='text'>SeTetes mbUn</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIVDJo_taI/AAAAAAAAAAM/qvbg7nxzwH8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 98px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIVDJo_taI/AAAAAAAAAAM/qvbg7nxzwH8/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296819255612781986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rembulan putih sendu memancarkan ronanya, menepis kebisuan malam yang bisu. Bintang-gemintang bertaburan bak tiara bertatahkan mutu manikam. Udara dingin kian mengusik menusuk sudut-sudut tulang sumsum yang terdalam. Di kala jarum jam mulai menapaki sepertiga akhir malam. Seirama tetesan embun yang menghujani persada bumi bertaut dengan keheningan malam nan syahdu, menebarkan aroma surgawi, melewati celah-celah puncak kubah dan menara mesjid yang menjulang. Sebagai anugerah dari sang penguasa jagad raya. Menerima tamu agung yang bersimpuh di hadirat-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6934160273264626932-8800717135735900982?l=ml-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ml-embun.blogspot.com/feeds/8800717135735900982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/01/setetes-mbun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/8800717135735900982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6934160273264626932/posts/default/8800717135735900982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ml-embun.blogspot.com/2009/01/setetes-mbun.html' title='SeTetes mbUn'/><author><name>ml</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16946789966230434968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIcVM8rZyI/AAAAAAAAAAY/c7qPnR3h_MY/S220/karimun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hg4ZQiXCmDs/SYIVDJo_taI/AAAAAAAAAAM/qvbg7nxzwH8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
